Wakil Ketua MPR: Bangun budaya toleransi untuk cegah perundungan

2 months ago 28

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak institusi pendidikan untuk membangun budaya toleransi sebagai upaya mencegah perundungan dalam rangka mewujudkan lingkungan pendidikan tanpa kekerasan.

Lestari yang juga legislator bidang pendidikan di Komisi X DPR RI itu mengatakan, upaya mencegah perundungan di lingkungan sekolah tidak cukup dengan sosialisasi antikekerasan. Ia menilai perlu sinergisitas multipihak.

“Harus aktif dibangun sikap dan budaya untuk saling toleransi antarsejumlah pihak di sekolah dan masyarakat dalam berinteraksi pada keseharian,” kata dia dalam keterangan diterima di Jakarta, Selasa.

Dia menyoroti data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) yang mencatat bahwa sepanjang 2024, terdapat 573 kasus kekerasan yang terjadi di sekolah. Jumlah itu naik lebih dari 100 persen dibandingkan 2023 yang hanya 285 kasus.

Menurut Lestari, meski tahun ini belum ada pihak yang merilis jumlah kasus terkini, maraknya pemberitaan di media massa terkait perundungan di lingkungan pendidikan belakangan ini harus segera direspons dengan langkah nyata.

“Upaya pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh. Upaya yang dilakukan tidak cukup dengan membangun kesadaran masyarakat melalui sosialisasi terkait berbahayanya perundungan,” tuturnya.

Setiap institusi pendidikan diminta untuk membangun sikap toleransi yang tinggi sehingga budaya berinteraksi tanpa kekerasan di lingkungan pendidikan dapat dibangun. Dia menekankan, perundungan berdampak serius.

“Dampaknya tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi bisa berkontribusi pada memburuknya kesehatan mental peserta didik yang merupakan generasi penerus bangsa,” tuturnya.

Lestari mendorong agar para pihak terkait terlibat aktif dalam membangun budaya antiperundungan di lingkungan pendidikan dan masyarakat demi mewujudkan generasi penerus bangsa yang berdaya saing di masa depan.

Baca juga: Wakil Ketua MPR: Museum Kartini wujud kolaborasi kuat semua pihak

Baca juga: Wakil Ketua MPR: Pemenuhan kebutuhan jiwa-raga penting bagi perempuan

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |