UI-Pemkot Depok bahas pembangunan infrastruktur keluar tol masuk RSUI

1 month ago 19
UI sedang proses membangun Exit Tol masuk ke rumah sakit. Di situ sudah ada jembatan dan tentunya juga memerlukan koneksi dengan Depok

Depok (ANTARA) - Rektor Universitas Indonesia (UI) Heri Hermansyah mengunjungi Wali Kota Depok Supian Suri untuk membahas pembangunan infrastruktur seperti Exit Tol untuk masuk Rumah Sakit UI.

"UI sedang proses membangun Exit Tol masuk ke rumah sakit. Di situ sudah ada jembatan dan tentunya juga memerlukan koneksi dengan Depok di antaranya ada jalan terusan nanti dari arah Juanda sampai ke Kukusan," kata Heri Hermansyah usai melakukan audiensi dengan Wali Kota Depok Supian Suri di Balaikota Depok, Jawa Barat, Kamis sore.

Lebih lanjut Heri mengatakan koneksi akan melewati jembatan yang ke arah RSUI, sehingga nanti exit jalan tol juga akan ada di kedua belah sisi.

"Jadi ini terkait dengan pengembangan infrastruktur, exit jalan, kemudian juga underpass, jalan layang, Margonda, dan sebagainya," katanya.

Sementara itu Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan ada banyak yang bisa dikoordinasikan dan dikomunikasikan untuk membangun Depok, dan kemudian juga membawa dampak untuk peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi Depok dan nasional.

Supian Suri mengatakan ada beberapa hal lain yang disampaikan. Pihaknya mendukung termasuk salah satunya ingin membangun kawasan heritage, ini juga dapat dukungan dari Universitas Indonesia untuk kajian kawasan heritage di kawasan Depok Lama.

"Ini juga kita lakukan sehingga secara simultan beberapa program yang tadi kita rencanakan saling dukung, yang pada akhirnya semata-mata memang ingin keberadaan UI juga memberikan kemanfaatan yang banyak, bukan hanya buat masyarakat Indonesia pada umumnya tapi juga buat masyarakat Kota Depok," katanya.

Baca juga: Awal 2026, Dishub Depok terapkan sistem "full cycle" untuk layanan KIR

Baca juga: BKD Depok catat realisasi PBB hingga triwulan 3 capai Rp364,32 miliar

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |