Trump sebut Iran langgar kesepakatan gencatan senjata

8 hours ago 9

Moskow (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Minggu, mengatakan bahwa Iran telah melepaskan tembakan di Selat Hormuz pada Sabtu (18/4) dan menganggap hal itu sebagai pelanggaran kesepakatan gencatan senjata.

"Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin (Sabtu) di Selat Hormuz. Pelanggaran total terhadap perjanjian gencatan senjata kami! Banyak di antaranya ditujukan ke kapal Prancis dan kapal kargo dari Inggris. Itu tidak baik, bukan?" kata Trump di Truth Social.

Pada Sabtu, Reuters melaporkan, dengan mengutip sumber keamanan maritim dan perkapalan, bahwa setidaknya dua kapal komersial diserang saat mencoba melintasi Selat Hormuz setelah Iran mengumumkan pemulihan rezim militer atas jalur air tersebut.

Pada akhir Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Kemudian, pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan dan dilakukan pembicaraan di Islamabad, Pakistan, pada 11 April, tanpa kesimpulan.

Meskipun tidak ada pengumuman dimulainya kembali permusuhan, AS mulai memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran. Para mediator pun berupaya untuk menyelenggarakan putaran baru untuk negosiasi.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Krisis energi, Komisi Eropa minta negara anggota terapkan WFA

Baca juga: Dua kapal Pertamina masih belum bisa lintasi Selat Hormuz

Baca juga: IRGC: Selat Hormuz di bawah kendali ketat militer Iran

Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |