Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan prajurit TNI AD kembali dikerahkan untuk membersihkan sekolah yang tertimbun lumpur di lokasi bencana wilayah Sumatera Utara dalam rangka memulihkan infrastruktur yang rusak.
Kali ini sekolah yang jadi sasaran pembersihan personel TNI AD yakni Sekolah Dasar Negeri (SDN) 155678 Hutanabolon 2 di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa (13/1).
"Pembersihan difokuskan pada ruang kelas dan fasilitas sekolah yang tertutup lumpur serta material longsoran, agar lingkungan sekolah kembali aman dan layak digunakan oleh para siswa," kata Donny saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Dia menjelaskan melanjutkan, pihaknya menerjunkan personel dari Kodim 0211/Tapanuli Tengah bersama prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan. Menurut dia, para personel TNI AD itu membersihkan beberapa bagian sekolah mulai dari halaman, ruang kelas, ruang guru, fasilitas olahraga hingga saluran air.
Mereka, lanjut Donny, membersihkan bagian-bagian sekolah tersebut dari endapan lumpur menggunakan cangkul, skop hingga tangan kosong.
Semua pekerjaan itu dilakukan dengan saling bekerja sama antar prajurit dan pihak-pihak lain yang terlibat di dalamnya. Dengan adanya upaya tersebut, Donny berharap kehadiran TNI AD dapat mempercepat proses pemulihan wilayah pasca bencana di Sumatera Utara.
"Melalui Satgas Gulbencal, TNI AD berupaya memastikan fasilitas pendidikan dapat segera difungsikan kembali agar proses belajar mengajar tidak terganggu,” ujar dia.
Baca juga: TNI AD kerahkan empat alat berat ke lokasi bencana di Sumatera Utara
Baca juga: KSAD: Pembangunan Kodam NTT masuk tahap ketiga
Pewarta: Walda Marison
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































