Jakarta (ANTARA) - Personel TNI AD berhasil menyelesaikan pembangunan jembatan bailey yang menghubungkan Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, dengan Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (26/1).
Dalam siaran pers resmi TNI AD yang diterima di Jakarta, dijelaskan bahwa jembatan itu dibangun guna memperbaiki jalur darat yang sebelumnya putus akibat terkena bencana.
"ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Donny menjelaskan, jembatan dengan rangka baja portabel tipe Bailey 2-1 tersebut memiliki panjang 30 meter dan lebar 3,65 meter dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Dengan adanya jembatan ini, Donny memastikan kegiatan sosial dan perekonomian warga di kedua desa kembali berjalan normal setelah sebelumnya terputus akibat kerusakan infrastruktur.
Di saat yang sama, personel TNI AD juga masih membangun jembatan di beberapa titik jalur darat wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Salah satunya di Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah yang sampai saat ini progres pembangunan sudah mencapai 39 persen.
Dengan adanya upaya pembangunan jembatan secara serentak di seluruh lokasi bencana, Donny berharap pemulihan wilayah pasca bencana bisa berjalan dengan cepat dan maksimal.
Baca juga: TNI AD bangun jembatan gantung di lokasi bencana wilayah Aceh Tengah
Baca juga: TNI AD kerahkan personel bersihkan sekolah dari lumpur di Aceh
Baca juga: TNI AD berupaya hadirkan air bersih untuk korban bencana di Sumbar
Baca juga: TNI AD pulihkan jalur darat di Langkat dengan bangun jembatan bailey
Pewarta: Walda Marison
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































