Jakarta (ANTARA) - Tim Pengarah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana alam langsung bergerak cepat untuk menetapkan rencana induk dan rencana aksi pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Gerak cepat tersebut dilaksanakan lewat rapat perdana Tim Pengarah Satgas Rehab-Rekon sebagai tindak lanjut dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 1 Tahun 2026.
“Rapat perdana ini membahas penugasan yang diberikan oleh Bapak Presiden kepada Tim Pengarah, sekaligus menyiapkan agar Tim Pengarah dapat bekerja secara efektif dan efisien,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa.
Menko Pratikno menjelaskan dalam rapat tersebut Tim Pengarah menyepakati pembentukan sekretariat guna mendukung kinerja serta menyiapkan pembagian tanggung jawab yang selanjutnya akan disampaikan kepada Tim Pelaksana Satgas.
Baca juga: Pemerintah siapkan kompensasi rumah untuk korban banjir Sumatera
Nantinya, kata dia, akan digelar rapat besar Satgas yang melibatkan Tim Pengarah dan Tim Pelaksana yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/1).
Dalam pertemuan itu, lanjutnya, Tim Pengarah akan menyampaikan prioritas kerja kepada Tim Pelaksana sekaligus menyepakati mekanisme kerja rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
“Tim Pengarah bertugas menetapkan rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi, menyusun rencana aksi, melakukan monitoring dan evaluasi, serta menyampaikan laporan rutin kepada Presiden minimal dua bulan sekali,” kata Menko Pratikno.
Menurut dia, Tim Pengarah terdiri atas 10 pejabat negara yang ditunjuk Presiden, yakni Menko PMK, Menko Polkam, Menko Pangan, Menko Pemberdayaan Masyarakat, Menko Infrastruktur, Menko Ekonomi, Menteri Keuangan, Panglima TNI, dan Kapolri. Adapun Ketua Satgas Pelaksana ditetapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Baca juga: Mendagri beri pemda waktu 3 hari data rumah rusak akibat bencana Aceh
Menko Pratikno menegaskan Satgas dibentuk demi mematangkan seluruh kekuatan nasional yang bekerja di lapangan untuk menjamin pelayanan maksimal kepada masyarakat terdampak bencana.
“Kondisi di lapangan berbeda-beda. Ada daerah yang masih dalam tahap tanggap darurat, ada yang transisi, dan ada yang sudah masuk tahap rekonstruksi. Satgas ini fokus pada rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” ujar Menko Pratikno.
Terkait pemulihan ekonomi, Menko Pratikno menyatakan percepatan pemulihan infrastruktur dan aktivitas ekonomi masyarakat terus dilakukan, termasuk pasar, jalur logistik, dan sektor produksi.
Ia menegaskan pemulihan seluruh aspek kehidupan masyarakat terdampak bencana menjadi prioritas utama pemerintah.
“UMKM terus didorong, sektor pertanian, perikanan, dan nelayan juga bergerak. Bantuan kepada masyarakat terus disalurkan agar peredaran uang meningkat dan perekonomian lokal kembali bergerak,” kata Menko PMK Pratikno.
Baca juga: Pulihkan kehidupan warga terdampak bencana, pemerintah persiapkan rehabilitasi dan rekonstruksi
Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































