Jakarta (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri hingga saat ini telah menyerap puluhan ribu tenaga kerja di seluruh Indonesia.
“Dari total 331 unit SPPG Polri yang sudah beroperasi, program ini telah menyerap sekitar 57.100 tenaga kerja di seluruh Indonesia,” kata Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat memimpin peletakan batu pertama (groundbreaking) SPPG Polri di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin.
Pada Senin ini, lanjut Wakapolri, sebanyak 436 SPPG Polri yang baru, resmi mulai dibangun di seluruh Indonesia, sedangkan target sebesar 1.147 unit.
"Apabila sudah beroperasi semuanya 1.147 unit, ada 3,4 juta penerima manfaat. Ini kontribusi SPPG Polri," ujar Komjen Pol. Dedi.
Ia menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk menciptakan ekosistem ekonomi daerah dengan efek yang besar pada beragam bidang, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga UMKM, melalui pengadaan SPPG Polri.
Baca juga: Wakapolri pimpin "groundbreaking" serentak 436 SPPG
“Harapannya, kehadiran SPPG Polri tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah serta menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.
Sebelumnya, Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo memimpin pelaksanaan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) 436 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri secara serentak di seluruh Indonesia.
Acara itu dipusatkan di SPPG Polda Metro Jaya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Ia mengatakan, kegiatan itu merupakan wujud komitmen Kapolri terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari Program Astacita Presiden RI.
"Pembangunan SPPG merupakan komitmen Kapolri untuk mengambil peran aktif dalam menyukseskan program makan bergizi gratis melalui penyediaan layanan pemenuhan gizi di berbagai daerah," katanya.
Baca juga: Harapan di tengah program MBG di perbatasan NKRI
Hingga saat ini sebanyak 331 unit SPPG Polri telah beroperasi, 135 unit dalam tahap persiapan operasional dan 245 unit dalam tahap pembangunan dengan progres yang beragam.
"436 unit lainnya sudah masuk tahap pembangunan melalui 'groundbreaking' hari ini," kata dia.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































