Simak! Tiga kiat dari Abraham Viktor buat gaet hati investor

3 months ago 12

Jakarta (ANTARA) - Tayangan "Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas" kembali menghadirkan tantangan menarik bagi para pengusaha lokal.

Kali itu, para Jagoan UMKM ditantang untuk melakukan "elevator pitch" untuk memikat hati para juri, yang berperan sebagai investor, demi mendapatkan pendanaan sebesar Rp1 miliar.

Masing-masing Jagoan UMKM hanya diberikan waktu satu menit untuk bisa meyakinkan tiga investor terkait model bisnis mereka.

Di episode kelima itu, Abraham Viktor, CEO Hangry Indonesia mendapat giliran untuk turut serta menjadi calon investor bersama dengan dua juri utama, Daniel Mananta dan Lizzie Parra.

Berbekal segudang pengalaman dalam dunia bisnis, Abraham merupakan sosok yang tepat untuk menguji kemahiran para Jagoan UMKM dalam mengembangkan bisnis mereka.

“Sebagai wirausahawan yang telah menjalani bisnis selama lebih dari 10 tahun, tentunya saya juga pernah melakukan kesalahan atau mengambil keputusan bisnis yang tidak menguntungkan. Selain menjadi juri tamu, tujuan saya juga untuk 'sharing' kepada para Jagoan UMKM untuk menghindari kesalahan yang sama,” ujar Abraham Viktor dalam tayangan "Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas".

Baca juga: Di balik panggung elevator pitch Shopee Jagoan UMKM naik kelas eps 5

Empat peserta tersisa diuji dalam tiga situasi tak biasa: "pitching" sambil joging, di lobi kantor, dan di dalam lift. Suasana penuh tekanan ini bukan tanpa alasan, calon investor ingin melihat siapa yang mampu menjelaskan bisnisnya secara lugas, spontan, dan tetap menggugah di tengah keterbatasan waktu.

Dari pengamatannya selama menjadi juri tamu dan calon investor, Abraham mencatat ada beberapa hal mendasar yang sering terlewat oleh para peserta, yang umumnya bisa menjadi batu sandungan bagi para pengusaha dalam memikat hati calon investor.

Curi perhatian investor dengan hook yang menggugah

Menurut Abraham, kesalahan umum saat pengusaha melakukan "elevator pitch" adalah memulai dengan perkenalan atau cerita pribadi yang terlalu panjang. Padahal, investor seringkali memiliki jadwal padat sehingga tidak memiliki waktu untuk mendengarkan. Maka dari itu, Abraham menekankan pentingnya "hook" yang tepat untuk menarik perhatian calon investor agar mau mendengarkan tawaran yang diajukan.

Abraham menjelaskan, "hook" berfungsi layaknya “pintu masuk” yang menentukan apakah investor akan tertarik melanjutkan percakapan atau tidak.

Dalam satu hingga dua kalimat pertama, pengusaha harus mampu menyampaikan inti masalah yang ingin dipecahkan atau peluang besar yang ingin dimanfaatkan.

Dengan begitu, calon investor langsung mendapatkan konteks dan urgensi dari bisnis yang ditawarkan, bahkan sebelum penjelasan detail dimulai.

“Mulailah dengan kalimat yang langsung membuat orang tertarik. Misalnya dengan masalah besar yang Anda pecahkan, atau angka yang mengejutkan. 'Hook' ini penting agar investor langsung ‘terbangun’ dan merasa bisnis Anda relevan,” ujar dia.

Baca juga: Shopee Jagoan UMKM eps 4 bawa misi kirim paket buktikan ketangguhan

Yudiana, pemilik Homliv dan salah satu peserta Jagoan UMKM, sukses mempraktikkan konsep tersebut. Lewat "elevator pitch" yang segar dan tak biasa, ia berhasil mencuri perhatian juri utama Lizzie Parra, sekaligus mendapat apresiasi dari seluruh juri, termasuk Abraham.

Pendekatan persuasif jadi kunci sukses meyakinkan investor

Selanjutnya, Abraham juga mengungkapkan bahwa banyak pengusaha yang gagal mendapatkan pendanaan dari calon investor karena terlalu tergesa-gesa dalam melakukan "pitching".

Ia menjelaskan tergesa-gesa dapat berakibat fatal karena calon investor bisa saja merasa tidak nyaman dan ingin segera mengakhiri percakapan.

"Pitching" yang efektif, kata Abraham, bukan soal seberapa cepat bisa meyakinkan investor, tapi seberapa persuasif dan tulus cara menyampaikannya.

Pendekatan yang terlalu agresif justru bisa menimbulkan kesan memaksa. Sebaliknya, membangun suasana dialog yang nyaman akan membantu calon investor memahami nilai bisnis sekaligus menumbuhkan rasa percaya.

“Investor bukan sekadar pemberi dana, tapi calon mitra yang ingin melihat visi dan karakter Anda. Kalau sejak awal langsung menodong angka, mereka justru bisa mundur karena merasa Anda hanya fokus pada uang, bukan kolaborasi,” tambah Abraham.

Baca juga: Episode awal Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas capai 20 juta lebih views

Pastikan Investor tahu apa yang dijual dan apa hal yang menguntungkan mereka

Kiat lain yang tidak kalah penting dalam melakukan "pitching" adalah menjelaskan secara gamblang apa produk yang hendak ditawarkan.

Abraham menjelaskan bahwa dalam kondisi "elevator pitch" dengan waktu yang singkat, para pengusaha seringkali terlalu tegang hingga lupa menjelaskan produk yang ditawarkan.

“Sering kali pengusaha lupa menjelaskan produknya apa,” kata Abraham, sambil tertawa kecil. “Padahal itu inti dari 'pitching'. Jangan mengasumsikan investor sudah tahu. Ceritakan produknya, kenapa dibutuhkan, dan apa nilai tambahnya dibanding kompetitor,” tambah Abraham.

Tak berhenti di situ, pengusaha juga perlu menunjukkan potensi keuntungan dan arah pertumbuhan bisnis secara realistis. Dengan begitu, investor bisa memahami bukan hanya apa yang dijual, tapi juga bagaimana investasi mereka akan memberikan imbal hasil di masa depan.

“Yang terakhir, teman-teman harus bisa menjawab pertanyaan di kepala investor 'What’s in it for me?' atau apa manfaat yang bisa didapat calon investor jika mereka setuju untuk berinvestasi. Karena mereka tidak hanya ingin tahu produk teman-teman bagus, tapi juga bagaimana mereka bisa ikut tumbuh bersama bisnis itu,” lanjut Abraham.

Siapakah di antara para Jagoan UMKM yang berhasil memikat hati Abraham Viktor dan mengamankan posisi di babak final? Saksikan di "Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas", tayang setiap Minggu pukul 19.00 WIB di YouTube Shopee Indonesia! Jangan lupa lakukan voting Partisipan Favorit untuk mendukung jagoanmu di https://shopee.co.id/m/jagoan-umkm.

Baca juga: Ini tiga strategi bagi UMKM sebelum merilis produk edisi spesial

Baca juga: Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas suguhkan dua episode perdana mendebarkan

Baca juga: Shopee hadirkan kompetisi "Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas"

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |