Seskab-BP BUMN bahas pemulihan Sumatera dan segera bangun 15.000 rumah

1 month ago 27
Dalam 1 minggu pertama, ditargetkan sedikitnya 500 unit rumah telah selesai dibangun dari total 15.000 unit yang dikerjakan BUMN pada Desember ini, selain pembangunan hunian oleh BNPB dan Kementerian PUPR yang juga sedang berjalan

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria bertemu di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, dan berdiskusi membahas langkah-langkah yang dilakukan BUMN untuk membantu pemulihan dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, termasuk segera membangun 15.000 rumah.

Seskab Teddy, saat dihubungi di Jakarta, Kamis, menjelaskan dalam pertemuan tersebut, yang berlangsung pada malam Natal, Rabu (24/12) malam, Kepala BP BUMN membagikan perkembangan pembangunan rumah untuk para pengungsi yang dibangun oleh BUMN.

"Dalam 1 minggu pertama, ditargetkan sedikitnya 500 unit rumah telah selesai dibangun dari total 15.000 unit yang dikerjakan BUMN pada Desember ini, selain pembangunan hunian oleh BNPB dan Kementerian PUPR yang juga sedang berjalan," kata Seskab Teddy dalam keterangan tentang isi pertemuannya dengan Kepala BP BUMN itu, Kamis.

Pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) untuk para pengungsi yang terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatera merupakan salah satu prioritas pemerintah seiring dengan masih berlakunya masa tanggap darurat di sejumlah kabupaten/kota yang terdampak bencana. Sebanyak 30.000 lebih rumah rencananya segera dibangun oleh pemerintah dibantu oleh BUMN, TNI, dan Polri.

Baca juga: Seskab dan Mensos bahas BLT untuk pengungsi Sumatera, minimal Rp8 juta/KK

Tidak hanya membahas soal pembangunan rumah untuk para pengungsi, Seskab Teddy dan Kepala BP BUMN juga membahas mengenai pemulihan akses komunikasi di daerah-daerah terdampak bencana.

"Infrastruktur telekomunikasi Base Transceiver Station (BTS) milik BUMN diharapkan dapat segera berfungsi secara optimal," ujar Seskab Teddy.

Seskab Teddy kemudian menyatakan BUMN juga ikut terlibat dalam pengiriman puluhan alat berat, tangki air bersih, dan ribuan pekerjanya untuk kegiatan pemulihan dan pembersihan di Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu daerah yang terdampak banjir bandang cukup parah di Provinsi Aceh.

Terakhir, Kepala BP BUMN menyampaikan kepada Seskab Teddy, layanan perbankan terutama dari bank-bank pelat merah di daerah-daerah terdampak bencana juga ditargetkan segera aktif kembali setelah selama hampir sebulan terakhir lumpuh akibat banjir bandang dan longsor.

"Seluruh unsur pemerintah bekerja secepat mungkin agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala. Seluruh kegiatan dilakukan bersama-sama dengan warga yang terus bahu-membahu bersama petugas memulihkan situasi ini," kata Seskab Teddy.

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Edy M Yakub
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |