Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa ekonomi menarik sepekan atau 25-31 Januari 2026, mulai dari Direktur Utama BEI Iman Rachman hingga Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengundurkan diri diberitakan ANTARA.
Berikut rangkuman berita ekonomi selama sepekan yang masih layak disimak pagi ini.
Direktur Utama BEI Iman Rachman mengundurkan diri
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya.
Baca selengkapnya di sini
Purbaya perlebar defisit demi cegah krisis ekonomi 1998 terulang
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pihaknya sengaja memperlebar defisit anggaran hingga mendekati ambang batas 3 persen guna mencegah terulangnya krisis ekonomi 1997-1998.
Baca selengkapnya di sini
BP BUMN tegaskan langkah transformasi BUMN sektor kesehatan
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus COO Danantara Donny Oskaria menegaskan pentingnya langkah transformasi perusahaan BUMN di sektor kesehatan dan farmasi.
Baca selengkapnya di sini
Danantara kembangkan KRL Jakarta ke Cikampek dan Sukabumi pada 2026
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Dony Oskaria menyampaikan akan mengembangkan kereta rel listrik (KRL) yang akan menghubungkan Jakarta-Cikampek dan Jakarta-Sukabumi pada 2026.
Baca selengkapnya di sini
Ketua DK OJK Mahendra Siregar dan Inarno Djajadi mengundurkan diri
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Jumat petang, menyatakan bahwa Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya.
Baca selengkapnya di sini
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































