Jakarta (ANTARA) - Sebanyak sembilan RT di wilayah Jakarta Barat terendam banjir pada Selasa sore, imbas hujan deras yang melanda wilayah tersebut.
Berdasarkan data yang disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, delapan RT terendam berada di Kelurahan Kedaung Kaliangke, sementara satu RT lainnya di Kelurahan Joglo.
"Curah hujan tinggi menyebabkan kenaikan Pos Angke Hulu sehingga berstatus waspada atau siaga 3 per pukul 14.00 WIB," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Selasa.
Oleh karena itu, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah.
"Kemudian mengkoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik," kata dia.
Selain itu, Yohan menyebut pihaknya juga berkoordinasi dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.
Kendati genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat, pihaknya mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.
"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," kata Yohan.
Baca juga: Banjir masih melanda beberapa RT di Cipinang Muara Jaktim
Baca juga: Banjir Jakarta meluas hingga ke 42 RT Jaksel, Jaktim dan Jakbar
Baca juga: Imbas banjir Jakarta, Transjakarta alihkan rute bus dan Mikrotrans
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































