Santri Pesantren Darunnajah nikmati daging sapi kurban dari Prabowo

3 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Ratusan santri Pesantren Darunnajah, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, menikmati daging sapi kurban bantuan dari Presiden Prabowo Subianto yang mereka terima dalam perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu.

“Pada Idul Adha tahun ini, Pesantren Darunnajah melalui Laznas Darunnajah menerima sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto,” kata Direktur Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Darunnajah Zakiyanto Arief di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan sapi dengan berat 850 kilogram tersebut merupakan pemberian dari Presiden Prabowo.

Selain Prabowo, ada pula hewan kurban sapi dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.

Kedua sapi tersebut, kata Zakiyanto, sudah disembelih dan dagingnya dinikmati oleh ratusan santri, ustadz, ustadzah serta warga sekitar kawasan Pesantren Darunnajah.

‎​“Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh shohibul qurban atau orang yang berkurban dan telah mempercayakan jembatan ibadahnya melalui program "Kita Qurban Darunnajah,” ucap Zakiyanto.

"Semoga Allah SWT menerima ibadah kurban ini sebagai amal soleh yang berbobot berat di yaumil akhir, dan mengonversi setiap tetes darah dan pengorbanan hewan tersebut menjadi limpahan keberkahan, kesehatan, serta kelancaran rezeki yang mengalir mulia bagi para donatur, para santri, jajaran asatidz (guru), hingga ribuan keluarga penerima manfaat di seluruh penjuru Indonesia," tambah Zakiyanto.

Baca juga: Pemkab Solok sembelih hewan kurban dari Presiden RI seberat 950 kg

Sebelumnya, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Darunnajah menghimpun dan mengelola total amanah kurban sebanyak 41 ekor sapi atau kerbau dan 432 ekor kambing atau domba dari para donatur dan muhsinin pada Idul Adha 1447 Hijriah lewat program "Kita Qurban Darunnajah"

Zakiyanto menyebutkan apabila seluruh perolehan tersebut dikonversikan dengan ketentuan syariat, yakni satu ekor sapi setara dengan tujuh ekor kambing, maka total akumulasi pemotongan hewan kurban pada tahun ini mencapai 719 ekor setara kambing.

Menurut dia, jumlah ini mencetak sejarah baru sebagai volume perolehan kurban tertinggi kedua sepanjang masa pendataan institusi tersebut sejak pascapandemi COVID-19.

‎​“Pencapaian tahun ini merepresentasikan lonjakan pertumbuhan yang sangat masif, yakni sebesar 46 persen dibandingkan dengan perolehan tahun 2025,” ujar Zakiyanto.

Pencapaian itu, sambung dia, merupakan sinyal positif sekaligus indikator penguatan kepercayaan publik yang sangat kokoh serta menandai momentum kebangkitan gerakan filantropi terkuat dalam kurun waktu lima tahun terakhir di bawah pengelolaan terpadu LAZNAS Darunnajah.

Baca juga: Penyaluran sapi kurban dari Prabowo bagian dari bantuan Presiden

‎​Melihat tren jangka panjang dalam rentang waktu 14 tahun sejak integrasi data dimulai dari 2012 samppai 2026, LAZNAS Darunnajah mencatat kurva pertumbuhan akumulatif yang impresif hingga 119 persen, dengan total keseluruhan hewan kurban yang disalurkan sepanjang sejarah mencapai 7.717 ekor.

“Rekam jejak pertumbuhan yang konsisten ini membuktikan dedikasi tanpa henti dari seluruh elemen internal pesantren, rektorat, universitas, serta kesetiaan berlapis dari para donatur,” tutur Zakiyanto.

Keberhasilan pengelolaan itu, menurut dia, juga merupakan cerminan mutlak dari kokohnya modal sosial dan kepercayaan yang diberikan oleh ekosistem kemitraan Darunnajah yang inklusif, mulai dari jajaran alumni lintas generasi, wali santri, korporasi mitra, hingga donatur ritel publik.

Distribusi amanah itu dilaksanakan secara serentak dan terintegrasi melalui jaringan strategis di 23 Pondok Pesantren Cabang Darunnajah yang tersebar di wilayah pelosok nusantara, serta diperkuat oleh keterlibatan civitas akademika Universitas Darunnajah.

‎​Pihaknya pun menegaskan komitmen akuntabilitas publik yang melekat pada pencapaian tahun ini dan kepercayaan besar yang dititipkan kali ini bukan sekadar transaksi spiritual biasa antara pekurban dan lembaga.

“Ini adalah bentuk ikatan ukhuwah islamiyah yang mendalam, yang senantiasa kami rawat di atas fondasi transparansi mutlak, akuntabilitas regulasi serta syar'i, dan komitmen penuh untuk mengantarkan setiap amanah daging kurban kepada mustahik yang paling berhak menerimanya di seluruh penjuru negeri," ungkap Zakiyanto.

Baca juga: Anggota DPR sebut bantuan kurban Presiden pakai APBN bukan hal baru

Baca juga: Prabowo salurkan sapi kurban seberat 910 kg ke Pondok Modern Gontor

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |