RSCM: Masyarakat bisa akses layanan BPJS di RS meski PBI nonaktif

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Manajemen Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menegaskan pelayanan kesehatan di rumah sakit tetap berjalan bagi seluruh pasien, terutama dalam kondisi darurat, meski status kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) sedang tidak aktif.

"RSCM selalu menerapkan patient first. Layani pasiennya dulu, administrasi belakangan," ujar Direktur Medis dan Keperawatan RSCM dr. Renan Sukmawan dalam keterangan di Jakarta, Jumat, merespons isu penolakan pasien BPJS PBI nonaktif yang sempat ramai diperbincangkan.

Ia menegaskan RSCM terus memastikan bahwa pasien mendapatkan penanganan medis terlebih dahulu, sementara persoalan administrasi dapat diselesaikan kemudian.

Menurut dia, keselamatan pasien menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan, termasuk bagi peserta PBI yang status kepesertaannya belum aktif.

Renan menjelaskan untuk kasus penyakit katastropik atau kondisi yang mengancam nyawa, sistem akan melakukan aktivasi secara otomatis.

Baca juga: BPJS PBI aktif, ibu asal Bekasi bisa dampingi anak jalani cuci darah

Ia pun berharap informasi ini dapat memberikan rasa tenang di masyarakat.

Oleh karenanya, Renan kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu datang ke rumah sakit meski menghadapi kendala administrasi atau pembiayaan.

"Setiap saat kami akan layani. Jangan pikir administrasi. Bahkan kalau misalnya memang tidak ada dana sama sekali, tidak akan kami permasalahkan, yang penting nyawanya bisa tertolong," katanya.

Selain memastikan keberlangsungan layanan, RSCM juga terus memperkuat kapasitas pelayanan, khususnya ketersediaan jumlah tempat tidur.

Peningkatan kapasitas dilakukan seiring meningkatnya jumlah pasien yang datang setiap tahun, dengan mayoritas merupakan kasus rujukan penyakit berat yang membutuhkan penanganan intensif.

"RSCM terus mengembangkan kapasitasnya, dari sebelumnya dua tahun yang lalu, 900 tempat tidur, sekarang 1.280," kata Renan Sukmawan.

Baca juga: Layanan BPJS PBI tak terhenti, warga bersyukur anaknya bisa cuci darah
Baca juga: Mensos minta pendamping PKH datangi 11 juta PBI yang dinonaktifkan

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |