9 April 2026 | Redaksi Rakyat News | 66 views
RAKYATNEWS. CO.ID, METRO — Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, kembali melakukan perombakan birokrasi dengan melantik 43 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, Kamis (9/4/2026).
Pelantikan tersebut mencakup jabatan administrator, pengawas, kepala sekolah, hingga pejabat fungsional.
Langkah ini menegaskan arah konsolidasi internal pemerintahan di tengah tuntutan peningkatan kinerja dan pelayanan publik. Rotasi tidak hanya dimaknai sebagai penyegaran, tetapi juga sebagai instrumen evaluasi terhadap capaian aparatur sipil negara (ASN).
Dalam sambutannya, Bambang menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab penuh.
“Saya minta kepada seluruh pejabat yang dilantik hari ini untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, menunjukkan integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier ASN yang berbasis kinerja. Artinya, posisi yang diberikan hari ini sangat bergantung pada evaluasi berkelanjutan yang akan dilakukan pemerintah.
“Jabatan ini adalah kepercayaan, oleh karena itu harus dijalani dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan komitmen untuk kemajuan Kota Metro,” ujarnya.
Lebih jauh, Bambang secara terbuka memberi sinyal adanya peluang mobilitas vertikal bagi pejabat eselon III untuk naik ke eselon II melalui mekanisme seleksi terbuka (selter). Pernyataan ini sekaligus menjadi pesan bahwa kompetisi jabatan ke depan akan semakin terbuka dan berbasis merit.
“Bagi pejabat eselon 3 yang memiliki kemampuan dan memenuhi syarat, silakan mengikuti seleksi terbuka untuk naik ke eselon 2,” katanya.
Namun demikian, kebijakan ini juga menjadi ujian konsistensi Pemkot Metro dalam menerapkan sistem merit secara utuh. Di tengah sorotan publik terhadap transparansi birokrasi, pelaksanaan selter nantinya akan menjadi tolok ukur sejauh mana komitmen tersebut dijalankan secara objektif dan bebas dari kepentingan non-teknis.
Pelantikan ini juga menandai tuntutan baru bagi para pejabat untuk mampu beradaptasi dengan dinamika kerja yang semakin kompleks, sekaligus menghadirkan inovasi nyata dalam pelayanan publik.
“Ke depan, kita dituntut untuk lebih responsif, inovatif, dan mampu menjawab harapan masyarakat,” ujar Bambang.
Dengan rotasi ini, Pemkot Metro tidak hanya melakukan penyegaran struktur, tetapi juga mempertaruhkan efektivitas kinerja birokrasi.
Publik kini menunggu, apakah pergeseran jabatan tersebut benar-benar berdampak pada peningkatan layanan atau sekadar menjadi rutinitas administratif semata.(red)

8 hours ago
3


















































