Remaja 14 tahun meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Ciliwung

5 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Seorang remaja berusia 14 tahun yang tercebur dan tenggelam di aliran Sungai Ciliwung, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Korban ditemukan di dekat lokasi kejadian dengan keadaan meninggal dunia. Korban (Zafran) dibawa ke rumah," kata Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Timur Rangga Bima Setiawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Zafran itu dilakukan selama dua hari.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar aliran Sungai Ciliwung, tepatnya di kawasan Jalan Fadilah hingga Jalan Radar, RT 03/RW 04, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Bima menyebutkan dalam laporan perkembangan operasi SAR, pencarian korban melibatkan sejumlah unsur gabungan dari berbagai instansi dan organisasi SAR.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Korwil Kota Jakarta Timur, kejadian itu bermula ketika korban bersama delapan orang temannya sedang mandi di aliran Sungai Ciliwung.

"Saat berenang, korban diduga mengalami kondisi yang membuatnya hanyut dan kemudian tenggelam. Teman korban yang menjadi saksi dalam kejadian tersebut adalah Arsyad, juga berusia 14 tahun," jelas Rangga.

Baca juga: Basarnas cari remaja yang diduga tenggelam di Jagakarsa

Setelah menerima laporan tersebut, petugas segera melakukan penanganan dan pencarian terhadap korban. Operasi SAR hari pertama dilaksanakan pada Kamis (30/7), dimulai sekitar pukul 17.30 WIB.

Pada tahap awal, petugas melakukan asesmen di lokasi kejadian untuk mengetahui kondisi medan dan kemungkinan titik keberadaan korban.

Tim kemudian berkoordinasi dengan sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan unsur terkait untuk memperluas upaya pencarian.

Pencarian pada hari pertama itu dilakukan melalui jalur darat dengan menyisir kawasan di sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga batas waktu operasi pada hari tersebut, korban belum dapat ditemukan.

Mengingat kondisi waktu dan pertimbangan keselamatan petugas, pencarian dihentikan sekitar pukul 18.00 WIB. Operasi kemudian direncanakan dilanjutkan pada keesokan harinya mulai pukul 07.00 WIB.

Baca juga: Seorang anak 12 tahun tewas tenggelam di Kali Baru Kramat Jati Jaktim

Pada Jumat (31/7), operasi SAR kembali dilanjutkan. Tim gabungan mengerahkan sejumlah sarana untuk menyisir aliran Sungai Ciliwung.

"Pencarian dilakukan menggunakan perahu RB milik BPBD, serta melibatkan unsur SAR MTA, MAPALA, dan BANBOUN. Penyisiran dilakukan dengan radius kurang lebih dua kilometer dari titik lokasi kejadian hingga kawasan Kedung Gede," ucap Rangga.

Selain itu, petugas juga menggunakan perahu LCR milik Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Kalisari. Tim melakukan pencarian dengan metode blender di sekitar lokasi kejadian untuk meningkatkan peluang menemukan korban.

Setelah korban ditemukan, operasi SAR gabungan yang berlangsung selama dua hari tersebut secara resmi ditutup pada Jumat sekitar pukul 18.45 WIB.

Operasi pencarian itu melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Jakarta, BPBD DKI Jakarta Korwil Kota Administrasi Jakarta Timur, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur Sektor Pasar Rebo, hingga Polsek Pasar Rebo.

Selain itu, ada pula unsur SAR Brimob, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kelurahan Kalisari, PPSU Kelurahan Kalisari, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang turut terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi tersebut.

Baca juga: Bocah kelas 5 SD tewas usai tenggelam di Kali Pesing Jakbar

Baca juga: Tim gabungan temukan korban tenggelam di aliran BKT Jakut

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |