Relokasi Cikande: dari evakuasi ke rehabilitasi sosial

3 months ago 25
Seperti Jepang yang belajar dari Fukushima, Indonesia pun perlu membangun paradigma baru bahwa pemulihan pasca-radiasi bukan sekadar memindahkan warga dari zona bahaya, tetapi mengembalikan kehidupan mereka dalam keutuhan sosial dan psikologis.

Serang (ANTARA) - Lantai dua Gedung Puskesmas Cikande, Kabupaten Serang, Banten, pada Rabu (22/10), dipenuhi warga Kampung Barengkok dan Sadang, Desa Sukatani.

Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan setelah ditemukan paparan radioaktif Cesium-137 di lingkungan tempat tinggal mereka.

Petugas Kimia Biologi Radioaktif dan Nuklir (KBRN) Gegana Polri, mengenakan alat pelindung diri khusus, memeriksa tubuh warga dengan detektor radiasi. Dari ujung rambut hingga alas kaki tak luput dari penyisiran.

Meski tampak sehat, bahaya tak kasat mata mengintai. Beberapa kali petugas meminta warga melepaskan alas kaki yang terdeteksi melebihi ambang batas aman 1 mikrosievert per jam dari permukaan tanah.

Sebagian warga bahkan memperlihatkan kulit kaki yang menggelap dan pecah-pecah tanpa mereka sadari.

Seiring pemeriksaan berlangsung, Satgas Penanganan Kerawanan Bahaya Radiasi Radionuklida Cesium-137 melakukan relokasi awal terhadap 19 kepala keluarga dari Kampung Barengkok dan Kampung Sadang. Warga diminta meninggalkan semua barang di kawasan terkontaminasi dan hanya membawa benda yang menempel di badan.

Bena, salah satu warga yang direlokasi bersama suami dan anak balitanya, menceritakan bahwa sebelum dipindahkan, ia dan keluarganya menjalani pemeriksaan darah, serta dekontaminasi pakaian dan barang pribadi. Relokasi dilakukan setelah pemerintah memasang garis kuning dan stiker bahaya radiasi di sejumlah rumah.

“Pengennya jangan lama-lama, dikasih tahu sebulan tapi maunya jangan sampai sebulan,” ujar Bena yang khawatir tentang rumah yang harus ia tinggalkan.

Pendekatan persuasif dilakukan agar warga bersedia direlokasi sementara. Pemerintah memberikan bantuan uang tunai, kebutuhan rumah tangga, dan sembako untuk menjamin keselamatan mereka selama proses dekontaminasi.

Hingga kini, Ketua Bidang Mitigasi dan Penanganan Kontaminasi Satgas Cs-137, Rasio Ridho Sani, menyebut total 91 warga telah direlokasi dari zona merah. Tahap kedua relokasi, melibatkan 28 warga, dilakukan pada 26 Oktober 2025 oleh tim gabungan KBRN Brimob, BRIN, Pemerintah Kabupaten Serang, serta Muspika Kecamatan Cikande.

Baca juga: Pemerintah angkut 325 ton material dari lokasi radiasi Cikande

Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |