Rektor UIN: Pesantren berkontribusi besar bangun karakter bangsa

2 months ago 10
...Bukan hanya menjaga tradisi ilmu tetapi juga penggerak moralitas kebangsaan dan peradaban di tengah gempuran globalisasi teknologi digital

Jakarta (ANTARA) - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Asep Saepudin Jahar mengatakan kontribusi pesantren begitu besar dalam membentuk karakter bangsa, karena bukan hanya menjaga tradisi ilmu tetapi juga penggerak moralitas.

“Bukan hanya menjaga tradisi ilmu tetapi juga penggerak moralitas kebangsaan dan peradaban di tengah gempuran globalisasi teknologi digital dan kompleksitas sosial ekonomi Pesantren,” ujar Asep dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Pernyataan Asep tersebut disampaikan saat Halaqah Penguatan Kelembagaan Pendirian Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama dengan mengusung tema Pesantren, Ekoteologi dan Kemandirian Ekonomi Umat di UIN Jakarta.

Rektor mengapresiasi dipilihnya UIN Jakarta sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan halaqah setelah sebelumnya digelar di sejumlah kampus Islam negeri di berbagai wilayah.

Baca juga: Pesantren didorong jadi pelopor gerakan ekoteologi nasional

UIN Jakarta, kata dia, siap berkontribusi dalam memperkuat kelembagaan Direktorat Jenderal Pesantren.

Direktur Pesantren pada Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Basnang Said menjelaskan pentingnya kehidupan pesantren untuk pembelajaran moralitas dan nilai martabat.

Basnang menceritakan era sebelum Gus Dur lengser, disahkannya dokumen negara dengan ijazah pondok membuat perubahan terhadap alumni pondok pesantren yang awalnya tidak diakui kini telah diakui.

“Modalnya adalah, modal dokumen negara, Tut Wuri Handayani.” ujarnya.

Baca juga: Pentingnya bangun ekosistem pesantren agar terkoneksi kebutuhan zaman

Sementara itu, Staf Khusus Menag Ismail Cawidu membahas mengenai permasalahan di pondok pesantren yang salah satunya mengenai fasilitas. Ismail Cawidu berikan solusi dengan adanya dirjen dapat memberikan akses kepada bantuan yang akan diberikan secara teratur, terencana dan teratur.

“Mungkin, di UIN ini akan dibentuk manajemen pondok pesantren, itu mendesak,” ujarnya.

Ismail Cawidu berharap dengan adanya acara halaqah ini dapat mendorong kemandirian pesantren yang lebih terjamin.

“Tentu saja dengan adanya dirjen ini kita mengharapkan kemandirian pesantren lebih terjamin, dan kemudian kita akan mendapatkan kebermanfaatannya dengan kebijakan yang lebih terarah,” kata dia.

Baca juga: Transformasi pesantren didorong untuk cetak santri kompetitif

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |