Banyuwangi (ANTARA) - Ratusan kendaraan truk logistik yang akan menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, melalui Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, tertahan dan antre hingga 12 jam.
Dari pantauan, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 05.15 WIB, truk logistik antre di sepanjang jalan arteri mulai dari Terminal Sri Tanjung sampai depan pintu masuk Pelabuhan Ketapang, karena buffer zone atau kantong parkir di Bulusan penuh.
"Saya sudah sejak Sabtu (28/3) sore pukul 17.00 WIB antre dan diarahkan parkir di buffer zone Terminal Sri Tanjung, dan sampai pagi ini belum bisa menyeberang," kata Subito, salah seorang sopir truk logistik di depan pintu masuk Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pada Minggu.
Baca juga: ASDP sebut arus balik ke Bali memasuki puncak
Ia meminta petugas lapangan di Pelabuhan Ketapang agar mengatur kendaraan logistik untuk menyeberang lebih baik lagi, sehingga mereka tidak terlalu lama mengantre meskipun truk logistik non-prioritas selama arus balik Lebaran di lintasan Ketapang-Gilimanuk.
"Saya sudah 12 jam antre, katanya kalau lebih dari enam jam kami mendapatkan makan dan minum dari pelabuhan, tapi kami tidak mendapatkan itu," tutur Subito.
Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang menyatakan memprioritaskan kendaraan mobil pribadi dan bus di lintas Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) untuk menjaga kelancaran penyeberangan arus balik Lebaran 2026.
Baca juga: ASDP Ketapang gunakan skenario padat pada puncak arus balik Lebaran
General Manajer ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menyampaikan kendaraan truk logistik tidak diprioritaskan untuk menyeberang di Selat Bali itu selama arus mudik dan balik Lebaran.
"Tidak dibatasi, akan tetapi sesuai ketentuannya jika arus balik penyeberangan padat, truk logistik kami arahkan ke buffer zone di parkir Dermaga Bulusan atau Terminal Sri Tanjung, Pusri, tapi kalau landai bisa langsung diangkut," kata dia.
Baca juga: ASDP: Mobil pribadi dan bus jadi prioritas di rute Ketapang-Gilimanuk
Baca juga: ASDP Ketapang ingatkan pemudik hindari puncak arus balik pada 28-29 Maret
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































