Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan bahwa program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi Jakarta sekaligus mendorong ketahanan ekonomi nasional.
"Dengan mengutamakan produk dalam negeri dalam proses pengadaan pemerintah maupun konsumsi masyarakat, kita menjaga permintaan domestik tetap stabil, mendorong produksi nasional, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi ketergantungan pada impor,” kata Rano dalam acara Apresiasi P3DN di Jakarta Pusat, Selasa.
Rano menyampaikan, percepatan penggunaan produk dalam negeri hanya dapat tercapai jika seluruh perangkat daerah memberikan dukungan penuh.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terus memperkuat sektor industri, perdagangan, dan UMKM sebagai bagian dari transformasi Jakarta menuju pusat perekonomian nasional dan kota global yang kompetitif.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas industri pengolahan, pengembangan UMKM unggulan, perluasan rantai pasok lokal, serta penyediaan infrastruktur yang mendukung pergerakan barang dan jasa.
Baca juga: Pemprov DKI dukung “capacity building” untuk tingkatkan P3DN
Dalam kesempatan itu, Rano mengaku optimistis Jakarta memiliki ketahanan ekonomi yang kuat di tengah perlambatan ekonomi dunia, ketidakpastian akibat konflik geopolitik, kenaikan harga energi, dan tekanan pada rantai pasok internasional.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi nasional secara tahunan (year on year/yoy) mencapai 5,04 persen pada kuartal ketiga 2025, sementara Jakarta tumbuh 4,96 persen yang didorong sektor perdagangan, transportasi, serta industri pengolahan.
Stabilitas ekonomi daerah juga terlihat dari inflasi Jakarta yang terjaga di angka 2,69 persen (yoy) pada Oktober 2025, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 2,86 persen.
“Kondisi ini menunjukkan daya beli masyarakat tetap baik dan penggunaan produk dalam negeri semakin meningkat," katanya.
Pada kesempatan itu, Rano memberikan penghargaan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berhasil memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri.
Baca juga: DKI berambisi jadi pusat pertumbuhan ekonomi syariah
Baca juga: Pemprov optimistis ekonomi Jakarta tumbuh di atas 5 persen
Berikut daftar penerima penghargaan P3DN 2025:
1. Kategori Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
Juara 1: PT Pembangunan Jaya Ancol;
Juara 2: Perumda Pembangunan Sarana Jaya;
Juara 3: PT Jakarta Propertindo (Perseroda).
2. Kategori Pusat Kesehatan Masyarakat
Juara 1: Puskesmas Jagakarsa;
Juara 2: Puskesmas Sawah Besar;
Juara 3: Puskesmas Kembangan.
3. Kategori RSUD Tipe C/D
Juara 1: RSUD Jagakarsa;
Juara 2: RSUD Pesanggrahan;
Juara 3: RSUD Cempaka Putih.
4. Kategori RSUD/RSKD Tipe A/B
Juara 1: RSUD Cengkareng;
Juara 2: RSUD Pasar Minggu;
Juara 3: RSUD Pasar Rebo.
5. Kategori Kelurahan
Juara 1: Kelurahan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara;
Juara 2: Kelurahan Joglo, Jakarta Barat;
Juara 3: Kelurahan Slipi, Jakarta Barat.
6. Kategori Kecamatan
Juara 1: Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan;
Juara 2: Kecamatan Koja, Jakarta Utara;
Juara 3: Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
7. Kategori Kota/Kabupaten Administrasi
Juara 1: Kota Administrasi Jakarta Selatan;
Juara 2: Kota Administrasi Jakarta Timur;
Juara 3: Kota Administrasi Jakarta Utara.
8. Kategori Perangkat Daerah (Biro Sekretariat Daerah)
Juara 1: Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta;
Juara 2: Biro Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi DKI Jakarta;
Juara 3: Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta.
9. Kategori Perangkat Daerah (Badan)
Juara 1: Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi DKI Jakarta;
Juara 2: Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta;
Juara 3: Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta.
10. Kategori Perangkat Daerah (Inspektorat dan Badan)
Juara 1: Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Provinsi DKI Jakarta;
Juara 2: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta;
Juara 3: Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta.
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































