Qodari: "Presiden Solusi" dokumentasikan keputusan dan kinerja Prabowo

2 hours ago 6

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan buku "Presiden Solusi: Problem Solving Ala Prabowo Subianto" memuat berbagai keputusan dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menjawab beragam persoalan bangsa selama sekitar 18 bulan masa pemerintahannya.

Qodari menyampaikan buku tersebut disusun sebagai upaya mendokumentasikan berbagai masalah yang dihadapi masyarakat serta solusi yang telah diambil Presiden Prabowo melalui berbagai program dan kebijakan pemerintah.

"Presiden Prabowo ini melihat persoalan itu bukan hanya di permukaan, tapi sampai sangat fundamental termasuk masalah-masalah yang mungkin selama ini diabaikan atau bahkan tidak terlihat oleh sebagian orang. Permasalahan-permasalahan itu berikut solusinya dalam satu setengah tahun ini, kita rasa perlu untuk dicatat, untuk diketahui oleh masyarakat," ujar Qodari usai peluncuran buku "Presiden Solusi" di Jakarta, Senin.

Menurut Qodari, penyusunan buku dilakukan melalui kerja sama antara Bakom dan tim kepresidenan yang selama ini mengolah data, informasi, serta mengidentifikasi berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Ia menjelaskan buku itu diberi judul "Presiden Solusi" karena berisi berbagai jawaban pemerintah terhadap tantangan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, pertanian, perikanan, dan sektor lainnya.

Qodari menegaskan berbagai solusi yang dicatat dalam buku bukan sekadar rencana, melainkan program yang telah dijalankan pemerintah. Ia mencontohkan capaian swasembada beras, pelaksanaan Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga miskin, hingga pembangunan kampung nelayan di berbagai daerah.

Sementara itu, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan Dirgayuza Setiawan mengatakan buku "Presiden Solusi" merekam proses pengambilan keputusan yang selama ini berlangsung di balik layar pemerintahan dan tidak banyak diketahui publik.

"Kami mencoba merekamnya dalam tulisan karena kami merasa punya kewajiban sejarah untuk merekam history in the making," jelas Dirgayuza.

Baca juga: Buku "Presiden Solusi" ungkap langkah Prabowo perkuat postur hankam

Ia menyebut sejumlah kebijakan yang dimuat dalam buku tersebut antara lain program Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, distribusi pompa air untuk pertanian, pembangunan jembatan bagi anak-anak menuju sekolah, hingga penyederhanaan regulasi.

Menurut Dirgayuza, buku tersebut disusun dalam format populer agar lebih mudah diakses masyarakat. Hal itu dinilai penting karena banyak informasi mengenai kebijakan pemerintah yang sulit dipahami secara utuh akibat keterbatasan ruang informasi di media sosial.

"Kami memilih format buku ini agar bisa lebih mudah diakses, dan masyarakat umum yang ingin mengetahui ataupun ingin memperdebatkan kebijakan-kebijakan Bapak Presiden memiliki acuan populer yang bisa dijadikan referensi," imbuhnya.

Baca juga: Buku karya Prabowo berjudul "Kepemimpinan Militer" terbit di Rusia

Buku "Presiden Solusi" ditulis Kepala Bakom Muhammad Qodari, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan Digayuza Setiawan, dan Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis Agung Gumilar Saputra.

Dalam buku tersebut tercatat sebanyak 108 masalah yang diselesaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam tempo 18 bulan. Sebanyak 108 masalah tersebut terbagi dalam 13 tema besar yakni pangan, energi dan sumber daya alam, kesehatan, pendidikan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan dan ketahanan bencana, serta ekonomi kerakyatan dan desa.

Selanjutnya, terdapat juga tema penurunan kemiskinan; pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola dan pengelolaan kekayaan negara, digitalisasi, serta diplomasi dan hubungan antar bangsa.

Baca juga: Bertemu Presiden, diaspora RI di Jepang bawa buku "Paradoks Indonesia"

Baca juga: Prabowo ceritakan kajian Harvard soal keberhasilan negara

Baca juga: Fadli Zon soroti konsistensi pemikiran Presiden Prabowo

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |