Banjarmasin (ANTARA) - Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian (Pusdokkes Polri) hingga kini telah mengumpulkan sebanyak 133 data ante mortem dari keluarga korban peristiwa tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di laut Jawa.
"Data yang sudah masuk totalnya 133, namun ini terus bertambah seiring datangnya keluarga korban melapor," kata Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol dr Wahyu Hidayati di Banjarmasin, Rabu.
Dia merinci untuk data ante mortem yaitu data-data sebelum korban meninggal yang telah masuk itu 88 di Polda Kalimantan Selatan, 43 di Polda Jawa Timur dan dua di Polda Jawa Tengah.
Baca juga: Pusdokkes Polri minta keluarga melaporkan data korban Kapal Virgo
Wahyu mengakui semakin banyak data yang masuk maka semakin bagus sehingga tim DVI mempunyai banyak data pembanding ketika nanti diperlukan untuk pencocokan.
Dia pun mengungkapkan tingkat kesulitan proses identifikasi manakala jasad korban sulit dikenali.
Maka dari itu, pentingnya data ante mortem untuk dicocokkan dengan post-mortem atau data yang didapat setelah tim menemukan dan mengevakuasi korban.
"Data yang masuk membantu antara lain sidik jari, golongan darah, DNA, serta konstruksi gigi," jelasnya didampingi Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan dan Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid.
Hingga kini masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 pada Minggu (13/9) lalu membawa total 243 penumpang dan awak kapal.
Baca juga: Kemenhub bakal selidiki KM Virgo diduga tak laik impor usia 39 tahun
Baca juga: Manajemen Kapal Virgo klaim tanggung pemulangan jenazah
Pewarta: Firman
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































