Puluhan rumah warga Desa Ujan Mas Muara Enim terdampak banjir

1 month ago 16

Muara Enim (ANTARA) - Puluhan rumah warga di Desa Ujan Mas Baru, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) dilanda banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Kamis (8/1) dini hari.

Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim Abdurrozieq Putra di Muara Enim, Kamis, mengatakan bahwa banjir disebabkan saluran pembuangan air di desa setempat tersumbat, sehingga tidak mampu menampung debit air hujan.

Baca juga: Pemkab Muara Enim tetapkan status siaga bencana hidrometeorologi basah

Akibat peristiwa tersebut tercatat sebanyak 27 rumah warga di Desa Ujan Mas Baru terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 50 centimeter.

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun bencana alam mengganggu aktivitas masyarakat, karena air banjir masuk ke dalam rumah, bahkan merusak sejumlah perabotan milik warga.

"Air banjir masuk ke rumah warga sejak dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," katanya.

Mendapat laporan dari masyarakat, pihaknya bergerak cepat ke lokasi bencana alam untuk mengevakuasi korban jika diperlukan.

"Sejauh ini tidak ada korban banjir yang dievakuasi. Hingga sore tadi banjir terpantau sudah surut," ujarnya.

BPBD Muara Enim melakukan kaji cepat lintas sektor guna mengantisipasi banjir susulan supaya bencana alam tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Baca juga: 1.174 rumah warga di Muara Enim terdampak banjir 30 cm -1 meter

Baca juga: BNPB imbau warga di Muara Enim waspada banjir susulan

Personel di lapangan pun melakukan pemantauan debit sungai dan jika terjadi peningkatan akan segera diteruskan peringatan dini kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi banjir susulan.

"Masyarakat juga kami imbau untuk tidak membuang sampah sembarang, terutama di saluran air agar tidak tersumbat, sehingga dapat terhindar dari banjir," ujar dia.

Pewarta: Edo Purmana
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |