Bandung (ANTARA) - Pemain basket asal Pelita Jaya Jakarta Andakara Prastawa Dhyaksa mengaku bahagia karena IBL All-Star 2026 kembali diselenggarakan di Kota Bandung, Jawa Barat.
Prastawa yang juga menjadi kapten Tim Merah di IBL All-Star 2026 tersebut mengatakan Kota Bandung selalu menghadirkan atmosfer pertandingan yang semarak dengan dukungan penuh dari para penonton.
“Di Bandung selalu ramai, penonton IBL pasti selalu memenuhi arena. Jadi ini salah satu kota yang selalu ditunggu kalau kita main di sini,” ujarnya di Bandung Arena, Sabtu.
Ia menilai kembalinya IBL All-Star ke Bandung menghadirkan antusiasme tersendiri bagi para pemain, terutama karena energi positif yang diberikan suporter sepanjang pertandingan.
Menurut dia, rangkaian acara yang disajikan dalam IBL All-Star 2026 juga berjalan dengan meriah dan menghibur, tidak hanya bagi pemain tetapi juga bagi para penonton yang hadir langsung di arena.
Baca juga: Tim Yudha Saputera raih kemenangan di laga IBL All-Star 2026
“Kita bersenang-senang dan menghibur penggemar. Acara-acaranya menarik, isi konten kegiatannya juga seru, dan banyak momen performa yang bagus. Jadi ini jadi akhir pekan yang menyenangkan buat saya,” katanya.
Lebih lanjut, Prastawa menyebut meskipun pertandingan berlangsung cukup kompetitif, nuansa hiburan tetap menjadi fokus utama dalam ajang tersebut.
“Namanya pemain pasti ada emosi, apalagi kalau kalah. Tapi ini sifatnya hiburan, jadi kita tetap santai. Tujuan utamanya untuk menghibur penggemar, bukan seperti pertandingan reguler,” ujarnya.
Ia juga menyoroti perubahan kondisi arena usai renovasi yang dinilai memberikan pengalaman baru bagi para pemain maupun penonton.
Dengan atmosfer yang meriah serta dukungan publik yang tinggi, ia menilai Bandung kembali menegaskan diri sebagai salah satu kota favorit penyelenggaraan ajang bola basket di Indonesia.
Baca juga: Justin Jaya juara 1 On 1 Challenge IBL All-Star 2026
Baca juga: Tim Aloy tekuk Acin Panturas cs dalam Celebrity Game IBL All Star 2026
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































