Prabowo puji ceramah Quraish Shihab soal perdamaian pada Nuzulul Quran

5 hours ago 2
Semakin saya sadar bahwa kepemimpinan itu adalah takdir dan kekuasaan itu bersumber daripada Yang Maha Kuasa, dan kekuasaan itu diberi sebagai penugasan untuk membela kebenaran, keadilan, dan kejujuran,

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyatakan pesan dari ulama Quraish Shihab yang memberikan pencerahan mengenai arti mendasar dari perdamaian yang disampaikan pada Peringatan Nuzulul Quran Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Istana Negara, Selasa malam.

"Prof. Quraish Shihab baru saja memberi ceramah singkat kepada kita sekalian dan juga memberi arti tentang hal-hal yang mendasar. Arti damai, arti kedamaian, arti perdamaian, dapat juga memberi kepada kita perbedaan itu bukan suatu yang harus mengarah pada perpecahan," kata Prabowo dalam taklimatnya pada acara tersebut.

Prabowo terkesan dengan penjelasan dari Quraish mengenai keadilan serta makna kepemimpinan sebagai amanah yang dipercayakan oleh rakyat.

Presiden menilai kepemimpinan merupakan takdir sekaligus penugasan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk menegakkan kebenaran, keadilan, dan kejujuran.

"Semakin saya sadar bahwa kepemimpinan itu adalah takdir dan kekuasaan itu bersumber daripada Yang Maha Kuasa, dan kekuasaan itu diberi sebagai penugasan untuk membela kebenaran, keadilan, dan kejujuran," ucapnya.

Prabowo juga menegaskan bahwa kekuasaan harus digunakan untuk melindungi masyarakat serta membawa kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Nuzulul Quran sebagai momentum untuk memahami dan meresapi ajaran Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pesan-pesan yang disampaikan dalam ceramah tersebut sangat relevan di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian dan berbagai konflik.

Oleh karena itu, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat persatuan dan kerukunan bangsa agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global.

Ia juga mengingatkan bahwa pada akhirnya kebenaran akan menang apabila diiringi dengan tekad dan komitmen yang kuat.

"Kita sebagai bangsa Indonesia bersama banyak-banyak bangsa lain, kita perlu untuk menggalang persatuan di antara kita, menggalang kerukunan di antara kita, untuk menghadapi keadaan penuh ketidakpastian ini, untuk menghadapi keadaan yang penuh bahaya ini," pungkas Prabowo.

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia / Andi Firdaus
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |