Pelatih Bhayangkara akui Arema sulit ditaklukkan

3 hours ago 3

Bandarlampung (ANTARA) - Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster mengakui Arema Malang sulit ditaklukkan walau bermain di kandang lawan.

"Ini pertandingan yang sulit. Kami sudah tahu sejak awal bahwa Arima adalah tim yang kuat dan memiliki banyak pemain bagus, sehingga kami harus fokus seratus persen,” kata dia setelah pertandingan di Bandarlampung, Selasa.

Bahkan dalam situasi 11 melawan sembilan pemain pun mereka tetap tidak mudah ditaklukkan, kata dia. "Jika kami tidak fokus, mereka bisa saja menciptakan peluang."

Munster mengakui permainan timnya pada babak pertama tidak sesuai harapan.

“Kondisi lapangan juga tidak terlalu bagus karena hujan,” ujarnya.

Namun begitu, ia mengapresiasi kerja keras para pemain setelah melakukan pembalikan dalam laga ketat melawan Arema itu.

Baca juga: Bhayangkara balik taklukkan sembilan pemain Arema dengan 2-1

"Memasuki babak kedua, kami melakukan evaluasi dan perubahan taktik bagaimana membangun permainan. Akhirnya kami bisa mencetak gol dan melakukan skor balik 2-1," kata dia.

Dai tak mempedulikan insiden dalam laga.

“Yang paling penting adalah tiga poin. Ini kemenangan kelima kami dan tentu saja hasil yang sangat bagus bagi tim,” ujarnya.

Bhayangkara berbalik menang 2-1 berkat gol Privat Mbarga dan Muossa Sidibe setelah tertinggal 0-1 gara-gara gol Joel Vicinius.

Arema kehilangan dua pemain akibat kartu merah, yakni Pablo Oliveira dan Dalberto.

Baca juga: PSSI sebut VAR tingkatkan ketepatan putusan wasit jadi 90 persen

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |