Medan (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus melakukan pemulihan hubungan keluarga pasca-bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah.
"Selain distribusi bantuan dan kesehatan, PMI juga menghadirkan layanan restoring family link (RFL/pemulihan hubungan keluarga)," kata Koordinator RFL PMI Sumut Frisca Novasi Saragih di Tapanuli Tengah, Ahad.
Ia mengatakan layanan ini membantu warga yang terpisah dari anggota keluarga pasca-bencana, seperti di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, akhir November lalu.
Layanan kemanusiaan ini difokuskan kepada pencarian, pelacakan, serta penyampaian kabar antar-anggota keluarga yang kehilangan kontak akibat situasi darurat itu.
"Relawan PMI mendata warga, membantu menghubungi kerabat lewat telepon hingga memfasilitasi pesan keluarga agar tersampaikan dengan cepat dan aman," kata dia.
Baca juga: PMI Banten berikan bantuan tunai untuk 169 KK korban banjir Aceh Utara
Ia menjelaskan bencana tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik, tetapi juga memisahkan banyak keluarga.
Dalam situasi bencana, kata Frisca, komunikasi sering terputus sehingga banyak warga tidak tahu keberadaan sanak-saudaranya.
"Melalui layanan restoring family link, PMI hadir memastikan mereka bisa kembali terhubung, dan mendapat kabar satu sama lain. Ini bagian penting dari pemulihan psikososial penyintas," ujar dia.
Dia menjelaskan sejak dibuka layanan kemanusiaan tersebut, puluhan warga telah memanfaatkan fasilitas komunikasi gratis dan pendataan keluarga.
Sejumlah lanjut usia maupun anak-anak menjadi prioritas karena rentan kehilangan kontak dengan keluarga mereka saat proses evakuasi.
"Relawan PMI juga memberikan pendampingan psikososial ringan kepada warga yang cemas menunggu kabar keluarga, sembari memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi di lokasi pengungsian," katanya.
PMI Sumut mengimbau warga terdampak yang masih kehilangan kontak dengan keluarganya untuk mendatangi pos layanan RFL PMI terdekat agar dibantu proses pencarian dan komunikasi.
"Bagi kami, menyatukan kembali keluarga sama pentingnya dengan memberikan bantuan fisik. Karena harapan dan ketenangan batin adalah bagian dari proses pemulihan,” demikian Frisca.
Baca juga: PMI Langkat salurkan bantuan paket Al Quran ke pesantren pascabencana
Baca juga: PMI Sumut lakukan pembersihan lumpur bersama warga di Tapanuli Tengah
Pewarta: Muhammad Said
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































