PLN UID Sulselrabar imbau masyarakat waspada bahaya listrik

3 hours ago 4

Makassar (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap potensi bahaya listrik apabila terjadi banjir atau genangan air di masa transisi musim hujan ke musim kemarau.

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah menekankan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama PLN, terutama selama cuaca peralihan yang masih berpotensi menyebabkan banjir atau genangan air.

“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama PLN. Kami mengimbau pelanggan untuk segera mematikan listrik melalui Meter Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter apabila rumah mulai tergenang air guna menghindari risiko sengatan listrik,” ujar Edyansyah di Makassar, Jumat (6/3).

Menurut informasi dari BMKG, puncak musim hujan di Sulawesi Selatan telah berlalu dan saat ini memasuki fase peralihan menuju musim kemarau, pada fase tersebut terdapat beberapa ciri khas cuaca berupa hujan yang seringkali turun secara tiba-tiba dengan intensitas sedang hingga lebat walaupun dalam durasi yang tidak lama.

Genangan air yang masuk ke dalam rumah menimbulkan risiko bahaya listrik jika instalasi listrik terendam. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan mengambil langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko yang dapat membahayakan keselamatan.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyentuh peralatan dan instalasi listrik yang terendam air dan segera menghubungi PLN jika menemukan potensi bahaya listrik.

“Jika masyarakat menemukan bahaya listrik, dapat melapor melalui PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar segera ditangani,” kata Edyansyah.

PLN UID Sulselrabar tetap berkomitmen untuk menjaga sistem kelistrikan tetap andal dan juga memprioritaskan keselamatan masyarakat. Melalui kewaspadaan masyarakat dan langkah-langkah pencegahan yang tepat, masyarakat diharapkan bebas dari risiko bahaya kelistrikan apabila terjadi banjir.

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |