PLN Sumut tambah SPKLU tingkatkan layanan libur Tahun Baru 2026

1 month ago 20

Medan (ANTARA) - PLN UID Sumatera Utara menambah unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) guna meningkatkan pelayanan kepada pengguna kendaraan listrik pada libur Tahun Baru 2026.

"Menjelang Tahun Baru ini, ada penambahan lima unit SPKLU di sepanjang jalur lintas Sumatera guna memudahkan kendaraan listrik dalam pengisian," ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir di Medan, Senin.

Mundhakir mengatakan dengan penambahan tersebut, total SPKLU yang beroperasi di wilayah Sumatera Utara meningkat dari 76 unit menjadi 81 unit.

Lebih lanjut, tambahan SPKLU itu tersebar secara strategis di tiga kota yakni dua unit di Binjai, dua unit di Pematang Siantar, dan satu unit di Medan.

"Penempatan tersebut dirancang untuk memastikan konektivitas perjalanan jarak jauh tetap terjaga, khususnya pada koridor lintas utama yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun," kata dia.

Pihaknya memastikan SPKLU tersedia di berbagai lokasi strategis agar perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan tanpa khawatir kehabisan daya.

"Infrastruktur SPKLU tidak hanya ditujukan untuk menjawab kebutuhan musiman, tapi merupakan bagian dari visi jangka panjang PLN dalam mendukung transformasi energi nasional," ucapnya.

Mundhakir memastikan pengguna kendaraan listrik dapat bermobilitas lintas kota, bahkan lintas provinsi dengan tenang karena sudah tersedia di titik lokasi yang strategis.

"Ini bukan sekadar layanan kelistrikan, tapi komitmen PLN dalam membangun masa depan transportasi yang bersih, efisien, dan berkelanjutan,” ucapnya.

Baca juga: PLN Sumut catat transaksi SPKLU naik 36 persen libur Waisak 2025

Baca juga: Wamenaker: SPKLU di Sumut jadi faktor beralih pada kendaraan listrik

Baca juga: PLN Sumut sediakan 74 SPKLU penuhi kebutuhan pemudik Lebaran 2025

Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |