Jakarta (ANTARA) - Aktor Irlandia Pierce Brosnan pameran James Bond pada 1995 hingga 2002, mengisyaratkan bahwa dia terbuka untuk bermain lagi dalam film-film James Bond pada masa mendatang.
Dalam wawancara majalah GQ yang dilansir dari NME, Selasa, Brosnan mengakui bahwa peran Bond adalah "pekerjaan orang lain" sekarang.
Ketika ditanya secara langsung apakah dia tertarik memainkan karakter seperti pensiunan agen, dia menjawab: “Terkadang Anda yang menghibur dan terkadang Anda hanya melanjutkan.”
Brosnan memerankan Bond sebelum Daniel Craig mengambil alih peran itu sejak "Casino Royale" (2006) hingga "No Time To Die" (2021).
Film berikutnya akan menjadi yang pertama di bawah arahan kreatif dari pemilik waralaba baru, Amazon, dan menurut laporan, akan diarahkan oleh sutradara film Dune, Denis Villeneuve.
Skenario film Bond berikutnya akan ditulis oleh kreator Peaky Blinders, Stephen Knight.
Baca juga: Amazon MGM bayar Rp332,5 miliar untuk kendali kreatif James Bond
Sedangkan aktor yang akan memerankan Bond dalam film tersebut masih belum diumumkan.
Laporan menulis produser mencari "wajah baru" dan aktor Inggris yang lebih muda, idealnya berusia akhir 20-an atau awal 30-an. Tiga Bond terakhir berusia antara 38 hingga 42 saat mereka memulai peran agen mata-mata itu.
Rumor tentang Tom Holland menjadi pesaing telah dibantah oleh laporan Deadline pada Oktober bahwa pemeran Peter Parker/ Spider-Man dalam "Spider-Man: Brand New Day" (2026) memiliki klausul dalam kontraknya dengan Marvel yang mencegah dia memainkan karakter terkenal lainnya.
Aktris Sydney Sweeney juga telah menanggapi rumor bahwa dia akan menjadi gadis Bond, dengan mengatakan, "Saya pikir saya akan lebih bersenang-senang sebagai James Bond."
Baca juga: Tom Holland diwartakan tak bisa bintangi peran James Bond
Baca juga: Gim adaptasi film James Bond "007 First Light" rilis 27 Maret 2026
Penerjemah: Abdu Faisal
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































