Jakarta (ANTARA) - Deputy CEO PT Persib Bandung Adhitia Putra Herawan menyampaikan apresiasi antusiasme dalam perayaan juara klub memenangi gelar kompetisi BRI Super League 2025/2026.
"Kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Bobotoh serta masyarakat yang telah hadir dan menjadi bagian dari Pawai Juara Panca Takhta," ujar Adhitia, dikutip dari laman resmi klub, Minggu.
"Antusiasme, dukungan, serta kecintaan yang ditunjukkan hari ini sekali lagi membuktikan bahwa Persib memiliki ikatan yang sangat kuat dengan masyarakat Jawa Barat," kata dia.
Menurut Adhitia, perayaan ini bukan hanya tentang keberhasilan tim meraih trofi, tetapi juga tentang perjalanan panjang yang dilalui bersama.
Menurut dia, gelar juara ini adalah hasil dari dukungan yang tidak pernah putus, doa, kesetiaan, serta energi positif yang terus diberikan suporter kepada Persib Bandung dalam setiap situasi.
"Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga rangkaian pawai dapat berlangsung dengan baik, mulai dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, aparat keamanan, mitra pendukung, relawan, media, hingga masyarakat yang turut menjaga suasana tetap kondusif," kata Adhitia.
Selain itu, Adhitia juga menyampaikan permintaan maaf atas kepadatan maupun ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan sebagian masyarakat selama berlangsungnya pawai.
Adhitia menilai besarnya antusiasme yang hadir menjadi gambaran kecintaan luar biasa terhadap Persib, dan kami berterima kasih atas pengertian yang diberikan.
"Semoga kebahagiaan ini menjadi momentum untuk terus melangkah bersama, menjaga kebanggaan terhadap Persib, dan membawa semangat positif bagi sepak bola Jawa Barat maupun Indonesia. Hatur nuhun, Bobotoh. Trofi ini milik kita semua," katanya.
Baca juga: Ratusan ribu Bobotoh padati Bandung rayakan triruntun gelar Persib
Baca juga: Persib Bandung, biru yang menolak padam
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































