Jakarta (ANTARA) - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) mengajak anak-anak muda menjadi inspirator gerakan literasi di media sosial (medsos) dalam rangka menyambut peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh pada hari ini.
Hal tersebut disampaikan Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz dalam Festival Literasi Perpusnas 2025 yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa.
"Pemuda sekarang yang banyak bergerak (untuk memajukan literasi), tadi kita lihat anak-anak, kita semua sudah minta kepada mereka agar memberikan rasa bahagia mereka melalui media-media sosial mereka, konten-konten yang akan memberikan inspirasi baru kepada sebayanya, bahwa bergerak dalam literasi itu sesuatu yang membahagiakan," ujar Aminudin.
Ia menjelaskan, Perpusnas selama ini menggandeng anak-anak muda melalui berbagai program, pertama yakni Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang kini digerakkan oleh anak-anak muda.
"Kita sudah bisa mendata sekarang, ribuan TBM sudah bergerak bersama dengan anak muda. Memang ada orang tua yang di TBM itu, tetapi tetap yang bergerak kan anak-anak muda," katanya.
Baca juga: Kemendikdasmen ajak semua pihak perkuat gerakan literasi nasional
Program kedua, yakni Relawan Literasi Masyarakat (Relima) yang juga digerakkan oleh para pemuda di tiap-tiap daerah. Selain itu, Perpusnas juga memiliki Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi dengan 15 ribu mahasiswa yang bergerak di 1.000 desa untuk menghidupkan gerakan literasi.
"Mahasiswa ini, ada 15 ribu di tahun ini yang bergerak di seribu desa. Artinya, kalau potensi ini kita satukan, kita berdayakan, gerakan literasi lambat laun akan menjadi gerakan bersama," paparnya.
Menurutnya, terlepas dari adanya intervensi atau tidak dari pemerintah, para pemuda ini sudah sadar bahwa gerakan literasi harus dibangun bersama-sama.
Melalui Festival Literasi 2025, masyarakat diajak untuk melihat bahwa literasi bukan hanya kemampuan teknis membaca dan menulis, melainkan kemampuan memahami, menafsirkan, dan menggunakan informasi untuk meningkatkan kualitas hidup.
Baca juga: Perpusnas: KKN Tematik Literasi gerakkan budaya baca komunitas lokal
Baca juga: Perpusnas sebut literasi menjadi investasi utama pembangunan nasional
Festival tersebut juga menegaskan peran literasi sebagai jembatan antara pengetahuan dan pembangunan sosial. Perpusnas mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif membaca, menulis, dan berkarya demi meningkatkan kualitas hidup serta memperkokoh jati diri bangsa.
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































