Pengamanan gereja di Jakpus diperketat untuk pastikan Natal aman

1 month ago 36

Jakarta (ANTARA) - Pengamanan gereja di wilayah Jakarta Pusat diperketat menjelang perayaan Natal 2025 untuk memastikan ibadah berjalan aman dan kondusif.

"Kehadiran kita di sini bukan sekadar banyaknya personel, tetapi bagaimana kita benar-benar bisa menjaga keamanan dan ketertiban," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Selasa.

Menurut dia saat melakukan pengecekan pengamanan ibadah Natal 2025 di Gereja Reformed Injili, Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk penjagaan di gereja ini terdapat sebanyak 52 personel gabungan dari unsur Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, Brimob hingga Polsek Kemayoran.

Selain itu, Susatyo juga mengingatkan seluruh personel untuk tetap menjaga kesehatan dan semangat dalam melaksanakan tugas pengamanan, khususnya di hari keempat operasi pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

"Laksanakan patroli jalan kaki secara bergantian, lakukan pencatatan mutasi dengan baik, serta pastikan seluruh anggota yang naik dan turun piket dalam kondisi aman," ujarnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 5.044 personel untuk pengamanan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

"Menyiapkan 5.044 Personel yang tergelar diseluruh wilayah Polda Metro Jaya, di antaranya 4.217 personel Polri, 394 personel Kodam Jaya dan ⁠433 personel Pemprov DKI," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Asep Edi Suheri dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/12).

Asep menjelaskan, pengamanan juga dilakukan di tempat ibadah di gereja dan melakukan peningkatan pengamanan di gereja dengan prioritas tinggi yang tersebar di 14 gereja di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Bekasi.

Baca juga: Jaksel minta jajaran pastikan momen Nataru kondusif dan aman

Baca juga: DKI hentikan kegiatan sambut tahun baru yang nyalakan kembang api

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |