Pemkot Batam ingin ajang elang-elang laut masuk kalender internasional

2 months ago 24
Sekarang pesertanya 30 tim. Ke depan kita ingin lebih banyak lagi, bukan hanya dari Indonesia, bahkan dari luar negeri. Pemerintah harus mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari,

Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menargetkan Batam International Sea Eagle Boat Race, yakni sebuah lomba tradisional perahu ‘elang-elang laut’ khas Pulau Belakangpadang, untuk menjadi ajang bertaraf internasional mulai tahun depan.

Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah mengatakan, pemerintah melihat potensi besar dari kebangkitan olahraga tradisional tersebut.

“Kegiatan ini sudah lama tidak kita laksanakan, kurang lebih 12 tahun. Tahun 2025 ini kita aktifkan kembali karena sangat positif, bukan hanya untuk mencari bibit atlet, tapi juga untuk menumbuhkembangkan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah),” ujarnya saat dikonfirmasi di Batam, Sabtu.

Dia menegaskan bahwa Dinas Kebudayaan harus mendorong kegiatan ini menjadi agenda tahunan penting Kota Batam. Dukungan dari Provinsi Kepri juga telah menguatkan rencana pengembangan lomba tersebut.

Baca juga: Lomba kapal dayung tradisional di HUT Kepulauan Seribu

“Sekarang pesertanya 30 tim. Ke depan kita ingin lebih banyak lagi, bukan hanya dari Indonesia, bahkan dari luar negeri. Pemerintah harus mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, Ardiwinata, menambahkan bahwa edisi tahun ini turut diisi peserta dari berbagai daerah dan negara, termasuk beberapa yang datang sebagai peninjau untuk mempersiapkan partisipasi tahun depan.

“Pesertanya sekitar 30 tim. Ada dari Jawa Barat, Pekanbaru, Kolaka Sulawesi Tenggara, Tanjungpinang, dan tim lokal Belakangpadang. Juga kami mendapat atensi dari negara tetangga, ada yang dari Johor dan Terengganu Malaysia hadir di Batam,” katanya.

Menurutnya, ajang ini tidak hanya menggerakkan komunitas olahraga tradisional, tetapi juga mendongkrak kunjungan wisatawan ke Pulau Belakangpadang, sebuah pulau penyangga di luar dataran kota itu.

Baca juga: Aura Farming Pacu Jalur, panen wisata Indonesia di panggung dunia

Dengan momentum kebangkitan ini, Pemkot Batam berharap Sea Eagle Boat Race mampu menjadi ikon baru wisata olahraga laut, sekaligus memperkuat citra Batam di tingkat regional dan internasional.

Baca juga: Sejarah dan makna Pacu Jalur, tradisi riau yang viral via aura farming

Pewarta: Amandine Nadja
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |