Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Aceh, menyatakan penetapan 270 calon siswa Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 yang telah dinyatakan lolos untuk masuk sekolah tersebut merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan di kabupaten itu.
“Kelolosan 270 calon siswa Sekolah Rakyat di Nagan Raya menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan pemerataan akses terhadap program Sekolah Rakyat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Nagan Raya Ali Munir di Nagan Raya, Kamis.
Dalam proses penjangkauan calon peserta, lanjutnya, tim dari pemerintah daerah selama ini juga memberikan pemahaman kepada orang tua dan calon peserta didik terkait konsep Sekolah Rakyat sebagai sekolah berasrama.
Baca juga: Pemerintah pacu pembangunan sekolah rakyat di Nagan Raya Aceh
Ali Munir menjelaskan Sekolah Rakyat merupakan layanan pendidikan berbasis asrama yang menyediakan fasilitas pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, pembinaan karakter, serta kebutuhan dasar lainnya secara gratis bagi peserta didik.
“Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan yang berkualitas, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi anak-anak untuk meningkatkan taraf hidup keluarga serta mewujudkan cita-cita mereka,” katanya.
Pemkab Nagan Raya mengapresiasi para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini telah bekerja maksimal dalam proses pendataan, verifikasi, hingga memberikan pemahaman kepada keluarga calon peserta didik.
Baca juga: Menteri PU optimistis Sekolah Rakyat Subulussalam segera fungsional
Kepala BPS Kabupaten Nagan Raya Nuri Rosmika juga mengapresiasi keberhasilan Pemkab Nagan Raya dalam memenuhi kuota calon peserta didik Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027.
Ia menyampaikan BPS turut melakukan pemantauan terhadap proses penjangkauan dan verifikasi lapangan serta melihat langsung komitmen para pendamping PKH dalam memastikan program tersebut berjalan tepat sasaran.
“Keberhasilan ini menunjukkan komitmen kuat Pemkab Nagan Raya dalam mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Baca juga: Mensos kagumi kemampuan bahasa Jerman siswa SR Aceh Besar
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































