Pelatih Jakarta Livin' Mandiri terapkan gaya bermain voli modern

1 month ago 16

Jakarta (ANTARA) - Pelatih kepala Jakarta Livin’ Mandiri (JLM) Danai Sriwatcharamethakul mengatakan timnya akan mengedepankan gaya bermain voli modern dengan fokus pada peningkatan fisik pemain dalam menghadapi Proliga musim 2026.

Danai mengatakan penerapan konsep voli modern dinilai lebih efektif diterapkan pada pemain muda yang mendominasi skuad JLM, karena lebih mudah membentuk pola pikir dan chemistry permainan.

"Strategi tim kami berfokus pada fisik pemain dan style bermain modern," kata Danai dalam konferensi pers pengumuman skuad Jakarta Livin' Mandiri di Jakarta, Senin.

"Untuk junior bermain dengan cara modern jadi lebih mudah untuk dibentuk mindset-nya bermain secara modern kita bakalan fokus per gim untuk Final Four dan juga Grand Final."

Sementara itu, asisten pelatih JLM Oktavian menilai perkembangan tim dalam satu setengah bulan terakhir menunjukkan peningkatan, baik dari sisi fisik maupun keterampilan teknik.

Baca juga: Tumbangkan Electric PLN, Livin Mandiri raih posisi ketiga Proliga 2025

"Kalau dilihat progress selama satu bulan setengah, peningkatan sudah terlihat. Kita akan bermain dengan metode voli modern dan menargetkan fokus ke Final Four dulu karena fisik anak-anak belum 100 persen, endingnya nanti kita masuk Final Four," ujar Oktavian.

Meski demikian, Oktavian optimistis JLM memiliki peluang untuk melaju ke Final Four. Menurut dia, kekuatan tim-tim pesaing relatif seimbang karena banyak diperkuat pemain junior.

"Kami optimistis karena lawan juga banyak pemain muda. Kami punya pemain junior yang siap tampil, seperti Syelomitha dan Kadek, dipadukan dengan pemain senior seperti Yolla," kata Oktavian.

Kapten Jakarta Livin' Mandiri Yolla Yuliana menilai komunikasi menjadi faktor penting untuk membangun chemistry antara pemain senior dan junior di dalam tim.

Baca juga: Jadi pemain tertua di JLM, Yolla Yuliana belum pikirkan pensiun

"Yang pastinya salah satunya dengan komunikasi juga karena beda usia saya sendiri dengan junior lain agak lumayan tebal, gimana sih cara bergaul dengan seusia mereka, jadi dijalankan dengan komunikasi entah itu di sistem, entah itu di luar atau di dalam lapangan," kata Yolla.

Yolla menambahkan bahwa timnya fokus pada setiap pertandingan yang dijalani.

"Semua tim pasti ingin menang pastinya punya target yang sama, lebih berfokus pada game per game dari pertandingan pertama sampai terakhir," ujar pevoli berusia 31 tahun itu.

Manajer tim JLM Wisnu Trihanggodo memastikan dukungan penuh manajemen kepada tim agar dapat tampil maksimal sepanjang kompetisi.

"Kita akan mensuport sebaik mungkin untuk tim JLM. Ekspektasinya kita berharap bisa tampil semangat, bisa memberi kontribusi yang baik," ujar Wisnu.

Baca juga: Jakarta Livin’ Mandiri targetkan tembus final Proliga 2026

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |