Jakarta (ANTARA) - Unggulan No.4 Jessica Pegula berhasil melakukan comeback setelah tertinggal 1-6, 1-3 pada babak semifinal, Jumat, untuk mempertahankan rekor sempurnanya atas unggulan No.2 Amanda Anisimova untuk melaju ke babak final Dubai Duty Free Tennis Championships.
Pegula kini unggul dalam catatan head-to-head 5-0 melawan Anisimova, setelah mengalahkan rekan senegaranya itu dengan skor 1-6, 6-4, 6-3 dalam waktu dua jam dua menit.
"Ini pertandingan yang sangat sulit. Bukan berarti kami selalu menang dengan mudah. Kami selalu bertarung setiap saat," kata Pegula dikutip dari WTA.
Tidak ada satu titik balik dramatis. Pegula secara perlahan poin demi poin, gim demi gim, bekerja keras sepanjang set.
Pada kedudukan 6-1, 2-0, Anisimova tampak tak terkalahkan ketika ia melepaskan pukulan backhand yang akurat untuk mempertahankan break point dan unggul 3-0. Namun, ia gagal mengembalikan bola, dan pada poin berikutnya ia juga gagal mengembalikan pukulan Pegula.
Anisimova tampak menghindari titik balik Pegula ketika ia mempertahankan servisnya untuk unggul 3-1. Namun, Pegula justru menunjukkan peningkatan performa.
Pegula unggul 3-2, tetapi Anisimova menggandakan upaya agresifnya dalam pertarungan tiga kali deuce di gim berikutnya, menemukan pukulan backhand keras pada break point keempatnya untuk unggul 4-3.
Meskipun Pegula belum sepenuhnya membalikkan papan skor, taktiknya mulai merebut pertandingan dari serangan Anisimova.
Pegula mulai memancing kesalahan dan mengganggu timing Anisimova. Dia menyamakan kedudukan lagi menjadi 4-4, lalu mengambil alih momentum. Dari tertinggal 4-3, Pegula memenangi tujuh dari delapan gim berikutnya untuk unggul 4-1 di set ketiga, dan menyelesaikan pertandingan.
"Di awal set ketiga, skornya 1-1. Saya hanya menatap pelatih saya dan berpikir, 'Saya senang masih bisa bertahan sampai di sini'," kata Pegula dikutip dari WTA.
"Dia bermain tenis luar biasa, dan saya sedikit lambat di awal. Dan ketika Anda bermain lambat melawan Amanda, dia benar-benar bisa mengalahkan Anda, dan itulah yang dia lakukan."
"Saya mempertahankan servis saya di set kedua. Saya terus mengatakan itu pada diri sendiri," ujar petenis berusia 31 tahun itu.
"Saya memiliki beberapa break point di set pertama, meskipun skornya jelas-jelas lebih unggul, dan saya tahu saya bisa mendapatkan beberapa break point kembali. Itulah satu-satunya fokus saya."
Pegula menambah daftar kemenangannya atas Anisimova, yakni pada babak kedua Western & Southern Open 2020, babak kedua Charleston 2024, final Toronto 2024, dan perempat final Australian Open bulan lalu. Tiga dari lima kemenangan Pegula diraih dalam tiga set.
Kemenangan atas Anisimova di Dubai memastikan tempat Pegula di final ke-21 dalam kariernya di WTA Tour, dan final ke-10 di level WTA 1000 atau lebih tinggi.
Ia adalah juara WTA 1000 tiga kali, yakni Guadalajara 2022, Montreal 2023, dan Toronto 2024, runner-up WTA 1000 empat kali, yakni Madrid 2022, Cincinnati 2024, Miami 2025, Wuhan 2025, dan juga finalis di WTA Finals Cancun 2023 dan US Open 2024.
Pegula akan menghadapi unggulan No.3 Coco Gauff atau unggulan No.7 Elina Svitolina dalam upayanya mengangkat trofi Dubai untuk pertama kalinya. Ia unggul dalam rekor pertemuan melawan Gauff 5-3, dan melawan Svitolina 5-3.
Baca juga: Janice Tjen terhenti di Dubai usai kalah dari unggulan kedua Anisimova
Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































