Paruh musim selesai, Liverpool banyak alami momen tidak beruntung

1 month ago 16

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Liverpool Arne Slot menggambarkan bahwa timnya banyak mengalami momen-momen tidak beruntung selama paruh musim Liga Inggris 2025/2026, dengan ia merasa setiap pertandingan margin permainan timnya dengan tim yang dilawan sangatlah kecil.

Liverpool menutup paruh musim liga dengan hasil seri 0-0 melawan Leeds United di Anfield, Jumat WIB. Hasil seri ini membuat The Reds menutup paruh musim liga di posisi keempat dengan 33 poin, hasil 10 kemenangan, tiga seri, dan enam kekalahan.

"Kami memulai dengan sangat baik dari segi hasil, meskipun pertandingan-pertandingannya sangat ketat. Lalu kami melewati fase musim di mana laga-laga tetap ketat, tetapi kami terus-menerus kurang beruntung," kata Slot, dikutip dari laman resmi Liverpool, Jumat.

"Setiap pertandingan yang kami mainkan adalah kerja keras. Dua tim biasanya berada sangat berdekatan levelnya. Kami sering kali menjadi tim yang sedikit lebih baik dari lawan, tetapi tidak cukup jauh; kami terus berada di dalam perbedaan sekitar 20 persen. Jika Anda berada di dalam selisih 20 persen itu, maka jatuh atau tidaknya seseorang bisa sangat menentukan hasil pertandingan," kata dia.

Untuk laga imbang melawan Leeds, Slot mengaku cukup senang bahwa permainan timnya dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi, dimana Liverpool tidak terkalahkan, cukup solid dari segi pertahanan.

Baca juga: Liverpool berbagi poin setelah main imbang tanpa gol lawan Leeds

Namun, di sisi lain ia juga masih mengeluh karena dari aspek menyerang timnya kesulitan menciptakan peluang, meski menguasai jalannya pertandingan.

"Para pemain terus mencoba: mereka mengalirkan bola ke sayap, melakukan pergerakan menusuk ke dalam, bermain dan bergerak, melakukan semua hal itu. Tetapi terkadang Anda membutuhkan sedikit keajaiban untuk membuka permainan, atau situasi bola mati. Jika itu terjadi, tiba-tiba semuanya terlihat jauh lebih baik, tetapi sampai sekarang itu belum menjadi gambaran musim kami," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, pelatih asal Belanda itu juga setuju bahwa posisi keempat adalah posisi yang adil didapatkan timnya, berdasarkan performa yang ditampilkan sejauh ini.

Sebaliknya, ia merasa "tidak akan adil" jika peringkat timnya, dengan performa yang belum stabil, berada di atas Arsenal dan Manchester City, yang kini menghuni posisi pertama dan kedua Liga Inggris.

"Bahwa kami tertinggal cukup banyak poin dari mereka, ada alasannya, yang baru saja saya jelaskan. Tidak akan adil jika kami berada di atas mereka dengan cara bermain seperti yang kami tunjukkan sejauh ini," kata dia.

Liverpool akan membuka paruh kedua musim ini dengan laga tandang melawan Fulham di Craven Cottage pada Minggu (4/1) pukul 22.00 WIB.

Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Arsenal nyaman di puncak usai City gagal menang

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |