Operasional penerbangan di Soetta-Kualanamu terganggu erupsi Sinabung

2 hours ago 3

Tangerang (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyebutkan operasional penerbangan rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Banten menuju Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, sempat terganggu akibat erupsi Gunung Sinabung yang terjadi sejak Senin (31/8).

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan dalam keterangan tertulis diterima di Tangerang, Rabu menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya terus berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait untuk memantau kondisi penerbangan serta mengantisipasi dampak yang terjadi.

Namun demikian, Bandara Kualanamu saat ini mengalami penutupan operasional akibat aktivitas Gunung Sinabung. Kondisi ini berpotensi menyebabkan penerbangan dari dan menuju Kualanamu mengalami keterlambatan (delay), pembatalan (cancel), hingga pengalihan penerbangan (divert).

"Dampak erupsi Gunung Sinabung turut berpengaruh terhadap penerbangan dari dan menuju Kualanamu, termasuk rute dari Bandara Soekarno-Hatta. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan kondisi penerbangan dan pelayanan kepada penumpang tetap terpantau," jelasnya.

Ia mengungkapkan, pada Selasa, 1 September 2026, trafik penerbangan Bandara Soekarno-Hatta - Bandara Kualanamu dan sebaliknya tercatat sebanyak 41 pergerakan penerbangan, terdiri dari 20 kedatangan (arrival) dan 21 keberangkatan (departure), dengan estimasi 5.350 penumpang.

Sejalan dengan kondisi tersebut, terdapat 15 penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Kualanamu maupun penerbangan sebaliknya yang dibatalkan (cancel) akibat force majeure aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

"Selain itu, terdapat 14 penerbangan yang mengalami keterlambatan (delay). Untuk kondisi saat ini, kami bersama maskapai dan stakeholder terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung serta dampaknya terhadap operasional penerbangan," ungkapnya.

"Koordinasi dan langkah-langkah antisipasi terus dilakukan untuk memastikan operasional dan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan sebaik mungkin," tambahnya.

Pihaknya mengimbau, kepada calon penumpang yang melakukan perjalanan dari atau menuju Kualanamu untuk memperhatikan informasi terbaru dari maskapai terkait status dan jadwal penerbangan.

"Kami mengimbau penumpang untuk terus memantau informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing. Kami akan terus memberikan pelayanan dan melakukan langkah-langkah antisipasi sesuai dengan perkembangan kondisi," kata dia.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |