Ongky/Vano pasang target tinggi pada pekan kedua Indonesia Challenge

2 months ago 13

Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Alexius Ongkytama Subagio/Aquino Evano Keneddy Tangka memasang target lebih tinggi pada pekan kedua Indonesia International Challenge 2025.

"Pekan lalu kami masuk semifinal, target kami sekarang ingin lebih baik dari pekan lalu,” kata Vano dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima di Jakarta, Selasa.

Ongky/Vano melangkah ke babak 16 besar setelah mengatasi rekan senegara Hastungkoro Rasyid Athanino/Casey Franov Immanuel dengan skor meyakinkan 21-13, 21-13 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Selasa.

Ongky mengatakan mereka sempat kesulitan mengawali pertandingan karena masih bermain terburu-buru dan kurang aman dalam pengembalian bola.

“Awal-awal kami sedikit ragu dan masih terburu-buru juga, masih kurang safe mainnya. Setelah interval kami lebih tenang dan fokus jaga poin,” ujar Ongky.

Baca juga: Tuan rumah bidik juara umum pekan kedua Indonesia Challenge

Ia menjelaskan pola permainan yang mereka terapkan, yakni tanpa memberi ruang lob pendek dan berupaya membuka peluang serangan untuk Vano. Menurutnya, keuntungan lain adalah kesempatan mencoba lapangan lebih awal karena memulai langkah dari babak kualifikasi.

“Memulai dari kualifikasi plusnya kami bisa mencoba lapangan lebih cepat dari yang lain," ujar Ongky.

Vano menambahkan lawan terlihat masih ragu dan terburu-buru sepanjang laga, sehingga mereka memilih bermain lebih aman dan fokus menjaga ritme.

“Lawan mainnya masih ragu-ragu dan terburu-buru. Kami mencoba tetap fokus dan main safe saja,” ujar Vano.

Turnamen Indonesia International Challenge 2025 memasuki pekan kedua setelah pada pekan pertama Indonesia membukukan empat gelar juara dan empat posisi runner-up.

Baca juga: Putra/Daniel kunci gelar IIC 2025 setelah hajar ganda Korsel

Baca juga: Prahdiska fokus ke SEA Games setelah juara IIC 2025

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |