Okupansi kereta Nataru di Daop 2 Bandung tembus 104,7 persen

1 month ago 30

Bandung (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat tingkat keterisian (okupansi) penumpang menembus angka 104,7 persen dari kapasitas tempat duduk kereta yang disediakan selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), yang didorong oleh tingginya mobilitas penumpang dinamis.

Berdasarkan data penjualan tiket hingga Senin ini, tercatat sebanyak 300.813 tiket telah terjual, melampaui total ketersediaan tempat duduk statis sebanyak 287.316 kursi.

"Tingginya tingkat okupansi ini mencerminkan optimalisasi operasional perjalanan KA, termasuk melalui pola dinamis naik turun penumpang di berbagai stasiun," kata Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo di Bandung, Senin.

Puncak mobilitas masyarakat, berdasar data dari Daop 2, terjadi pada Minggu (28/12), di mana Daop 2 Bandung melayani 48.484 pelanggan kereta jarak jauh dalam satu hari. Jumlah ini, merupakan rekor tertinggi sementara selama 12 hari pelaksanaan masa angkutan Nataru.

Baca juga: Sejumlah perjalanan kereta terganggu akibat genangan air di Purwakarta

Secara rinci, arus keberangkatan pada hari tersebut mencapai 24.489 pelanggan, sementara arus kedatangan mencatatkan angka 23.995 pelanggan.

Yang menarik dari data sebaran penumpang, Stasiun Cianjur mencuat sebagai salah satu dari tiga stasiun tersibuk untuk keberangkatan, mengalahkan stasiun-stasiun besar lainnya di wilayah priangan timur.

Tercatat Stasiun Bandung melayani 7.938 pelanggan, disusul Stasiun Kiaracondong 4.540 pelanggan, dan Stasiun Cianjur dengan 2.239 pelanggan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Stasiun Tasikmalaya yang melayani 1.763 pelanggan.

Terkait lonjakan volume penumpang tersebut, Kuswardojo memastikan kesiapan operasional tetap menjadi prioritas utama.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |