Jakarta (ANTARA) - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyatakan, peresmian Ojol Auto ke-8 di area GOR Senen sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi komunitas ojek online (ojol) sekaligus menciptakan sarana komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.
"Ini adalah kegiatan Ojol Auto kedelapan di wilayah kami. Seluruh korlap saya tunjuk satu per satu sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi kolektif," kata Susatyo di Jakarta, Jumat.
Gerai yang baru diresmikan ini menyediakan layanan servis motor ringan, termasuk pergantian oli dan perawatan harian, dengan harga yang terjangkau bagi pengemudi ojol.
Susatyo menekankan pentingnya gerai ini sebagai wadah pemberdayaan ekonomi dan interaksi sosial.
"Nanti, teman-teman yang memiliki keahlian bengkel bisa mengembangkan layanan servis, ganti oli, dan perawatan ringan. Harapannya, harga layanan bisa lebih terjangkau, sehingga membantu kesejahteraan teman-teman ojol," ujarnya.
Kapolres juga menyampaikan fakta menarik dari survei yang telah dilakukan, di mana rata-rata biaya ganti oli untuk ojol saat ini berkisar Rp50–60 ribu. Dengan adanya gerai ini, biaya tetap terjangkau dan keuntungan kembali ke komunitas.
"Kalau misalnya ada ojol yang motornya rusak dan tidak bisa menarik, mereka bisa langsung dibantu di sini. Ini juga menjadi tempat komunikasi dan sekretariat komunitas," kata dia.
Selain peresmian, kegiatan ini juga diwarnai dengan pemberian 100 paket sembako kepada pengemudi ojol dan santunan 10 anak yatim, sebagai wujud kepedulian sosial Polres Metro Jakarta Pusat.
Susatyo menegaskan, kegiatan ini selaras dengan program Jaga Jakarta yang dicanangkan Kapolda Metro Jaya, yang meliputi menjaga lingkungan, warga, aturan, dan keamanan.
Baca juga: Gerai Rakyat Auto upaya Polres Jakpus perkuat sinergi dengan ojol
Baca juga: Bantu ojol, Polres Jakpus dirikan Rakyat Mart dan Rakyat Auto
"Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas di wilayah Jakarta Pusat agar semua bisa bekerja dan beraktivitas dengan aman," ucapnya.
Dengan hadirnya Ojol Auto ke-8, dia berharap komunitas ojol semakin produktif, ekonomi mereka meningkat, dan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat tetap terjalin dengan baik.
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































