Karanganyar (ANTARA) - Atlet para renang putri Indonesia Siti Aisyah mengatakan bahwa nasihat orang tua menjadi penambah (booster) semangat, guna menjalani debut dalam ASEAN Para Games (APG) Thailand 2025, pada 20-26 Januari.
Atlet muda yang masih duduk di bangku kelas delapan SMP itu bertekad tampil maksimal demi mempersembahkan prestasi terbaik bagi Indonesia.
"Orang tua selalu berpesan agar saya selalu menjaga kesehatan, sikap (attitude), apalagi saat berada di luar negeri, dan itu menjadi booster semangat bagi saya untuk debut di ASEAN Para Games nanti," kata Aisyah, usai berlatih di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI), Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa.
Aisyah menyatakan, selain nasihat tersebut, orang tua-nya juga mengingatkan untuk fokus dalam menjalani latihan, serta tidak perlu terlalu memikirkan target untuk merebut medali.
Dia menjelaskan, persiapan menuju ajang multievent olahraga se-Asia Tenggara itu difokuskan kepada peningkatan kondisi fisik dan daya tahan tubuh, menjelang keberangkatan ke Thailand, pada Kamis (15/1).
Untuk meraih hasil maksimal, perempuan berumur 16 tahun itu berusaha konsisten untuk menjaga pola hidup sehat, agar tetap berada dalam kondisi prima hingga pertandingan nanti.
Puluhan atlet para renang Indonesia berlatih untuk mempersiapkan diri menghadapi ASEAN Para Games Thailand 2025, di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI), Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (13/1/2026). ANTARA/Donny Aditra (ANTARA)Baca juga: Mental membara jadi modal utama tim para renang bidik medali APG 2025
Selain fisik, dia juga menaruh perhatian besar untuk aspek teknik.
Dia mengaku kerap menonton ulang rekaman pertandingan dirinya sendiri, maupun calon lawan guna terus memperbaiki kekurangan dan mempertajam strategi.
Langkah tersebut dilakukan agar dia mampu bersaing dengan atlet-atlet senior, baik dari dalam maupun luar negeri.
Pada ASEAN Para Games Thailand 2025, Aisyah akan turun di lima nomor, yakni 100 meter gaya bebas, 200 meter gaya bebas, 100 meter gaya punggung, 200 meter gaya punggung, serta 200 meter gaya ganti.
Dari seluruh nomor tersebut, dia paling percaya diri pada nomor 100 meter gaya punggung.
Meski berstatus debutan, atlet asal Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) itu tidak menutupi ambisi pribadinya untuk meraih hasil maksimal.
Aisyah optimistis untuk menargetkan setidaknya meraih dua medali emas dari lima nomor yang diikutinya, sekaligus memperbaiki catatan waktu agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi pada masa mendatang.
"Target pribadi saya minimal dua emas dan yang terpenting saya ingin membuat keluarga bangga," ujar dia.
Pada ajang Peparnas sebelumnya, Siti Aisyah berhasil mengoleksi tiga medali, yang menjadi modal kepercayaan diri untuk tampil di panggung ASEAN Para Games.
Melalui dukungan keluarga dan kerja keras dalam latihan, atlet muda itu berharap debutnya di Thailand dapat menjadi awal perjalanan prestasi yang lebih panjang di kancah internasional.
Baca juga: 306 atlet Indonesia jalani pelatnas menuju ASEAN Para Games Thailand
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































