Menhut dampingi Menko Polkam di Sumsel, laporkan tren hotspot karhutla

2 days ago 4

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melaporkan perkembangan tren hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) nasional saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau lokasi penanganannya di Sumatera Selatan.

Menurut keterangan diterima di Jakarta, Jumat, Menhut Raja Juli Antoni melaporkan hal itu dalam Rakor Penanganan Karhutla, di Palembang pada hari ini yang dipimpin oleh Menko Polkam.

Rakor tersebut dihadiri pula oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serta jajaran TNI Polri, BNPB, hingga Manggala Agni Kehutanan.

Dalam rapat, Menhut Raja Antoni memaparkan data titik panas (hotspot) yang tercatat pada 14 September 2026 sebanyak 1.308 titik. Jumlah tersebut kemudian turun menjadi sekitar 1.042 pada 15 September 2026, dan kembali menurun hingga sekitar 340 pada 17 September 2026.

"Jadi, ada progres baik kerja kolektif kita," ujar Menhut Raja Antoni dalam laporannya.

Meski secara nasional memperlihatkan tren penurunan, Menhut Raja Antoni menyebut Sumatera Selatan masih menjadi wilayah dengan hotspot yang tinggi. Untuk data dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confident), dia memaparkan angka 239 pada 14 September, 245 pada 15 September, 249 pada 16 September, dan 216 pada 17 September.

"Hotspot tidak selalu menjadi fire spot, Pak. Tapi ini high confident, kira-kira 80 persen kebenarannya nanti BPBD-nya turun memakai pesawat patroli. Cek yang angka-angka tadi dan kemudian kita terjemahkan menjadi peta perjuangan kita pada hari ini dan pada besok," katanya.

Menhut Raja Antoni juga turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla mulai dari TNI, Polri, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga masyarakat. Menurutnya, kerja kolektif tersebut perlu terus dilakukan dengan menggerakkan personel dan kekuatan secara tepat untuk memadamkan kebakaran sekaligus mengantisipasi agar tidak terjadi kebakaran ulang.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam Djamari Chaniago juga menyampaikan sudah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai peninjauan ke Sumatera Selatan bersama-sama dengan Menteri Kehutanan dan Kepala BNPB.

Djamari mengatakan Presiden Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang memadamkan Karhutla. Djamari menyebut pemadaman sebagai perang dimana api menjadi lawannya.

"Beliau mengucapkan terima kasih atas perjuangan kita melawan pertempuran, tapi kita sebagai komandan, sebagai para pimpinannya, berpikirlah untuk memenangkan pertempuran ini dalam waktu yang singkat," katanya.

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |