Nanning (ANTARA) - Dikenal karena warnanya yang cerah dan pola-polanya yang membawa keberuntungan, seperti naga dan burung feniks (phoenix), brokat Zhuang merupakan salah satu dari empat brokat terkenal di China.
Pada 2006, keterampilan tenun brokat Zhuang, sebuah kerajinan yang berasal dari era Dinasti Han (202 SM-220 M), dimasukkan ke dalam daftar gelombang pertama warisan budaya takbenda nasional China.
Selama bertahun-tahun, generasi demi generasi penenun brokat Zhuang di Guangxi, terus berinovasi dalam keterampilan menenun brokat dan pengembangan produk sembari tetap mempertahankan teknik kuno.
Beragam produk, seperti hiasan rumah, kerajinan tangan wisata, dan busana fesyen, dibuat dari brokat Zhuang. Produk-produk tersebut laris terjual, baik di pasar domestik maupun internasional.
Seorang wanita menenun kain brokat Zhuang di sebuah pusat pelestarian warisan budaya takbenda di wilayah Binyang, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China, pada 24 November 2018. (Xinhua/Lu Boan)
Fan Lihua, pewaris teknik tenun brokat Zhuang, membuat kerajinan tangan dari brokat Zhuang di sebuah studio di Nanning, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China, pada 26 Mei 2026. (Xinhua/Lu Boan)
Foto ini yang diambil pada 26 Mei 2026 ini memperlihatkan berbagai kerajinan tangan brokat Zhuang di sebuah studio di Nanning, Daerah Otonomi Zhuang Guangxi, China. (Xinhua/Lu Boan)
Fan Lihua, pewaris teknik tenun brokat Zhuang, membuat kerajinan tangan brokat Zhuang di sebuah studio di Nanning, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China, pada 26 Mei 2026. (Xinhua/Lu Boan)
Tan Xiangguang (kanan) dan Fan Lihua, keduanya pewaris teknik tenun brokat Zhuang, mendiskusikan teknik pemilihan kain untuk membuat kerajinan tangan brokat Zhuang di sebuah studio di Nanning, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China, pada 26 Mei 2026. (Xinhua/Lu Boan)Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































