Menelisik manfaat program Vorsa UMKM Situbondo

3 weeks ago 20

Situbondo (ANTARA) - Pinjaman modal usaha dengan bunga bank dan provisi atau administrasi perbankan yang ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah menjadi angin segar bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Pinjaman modal usaha bagi pengusaha UMKM dengan bunga nol persen, dan bebas provisi ini, merupakan program prioritas pemerintah daerah setempat dan telah bergulir sejak 2025.

Program itu disebut dengan Voucher Usaha, Pelatihan Kerja dan Pinjaman Modal Bunga Nol Persen bagi UMKM atau Vorsa UMKM.

Melalui program Vorsa UMKM yang merupakan salah satu program janji politik pasangan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah ini, pengusaha kategori UMKM di "Kota Santri" itu bisa memanfaatkannya, untuk mengembangkan maupun merintis usaha.

Lewat program yang diklaim pro-UMKM itu, pemerintah daerah memberikan subsidi bunga bank, termasuk biaya administrasi dalam transaksi perbankan.

Tidak tanggung-tanggung, pada Perubahan APBD 2025, Pemkab Situbondo mengalokasikan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk membayar bunga bank dan biaya administrasi ke bank penyalur dalam program tersebut.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan pinjaman modal usaha dengan bunga nol persen ini, untuk tahap awal bekerja sama dengan perbankan, yakni Bank Tabungan Negara atau BTN.

Untuk sementara, program Vorsa UMKM difokuskan bagi pelaku usaha mikro dengan pinjaman maksimal Rp20 juta.

Dalam implementasinya, program Vorsa UMKM ini mengundang reaksi dari para pengusaha UMKM, karena hingga akhir tahun anggaran 2025, dari sekitar 140 pengusaha UMKM yang mengajukan pinjaman modal usaha ke bank penyalur, hanya empat UMKM yang dinilai layak dan lolos.

"Seleksi untuk mendapatkan pinjaman modal usaha ini dari pihak bank, dan perlu kami sampaikan ini untuk pinjaman modal usaha tanpa bunga, karena bunga pinjaman ditanggung Pemkab Situbondo," kata Bupati Rio.

Ketua Paguyuban UMKM Burnik City Situbondo Kadari mengungkapkan program Vorsa UMKM yang sedianya menjadi harapan pengusaha UMKM untuk mengembangkan usaha mereka masih harus terus diperjuangkan untuk betul-betul dirasakan oleh pelaku UMKM.

Editor: Masuki M. Astro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |