Menbud dorong penguatan peran keraton sebagai pusat edukasi budaya

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong penguatan peran Keraton Kasepuhan Cirebon sebagai pusat edukasi budaya dengan modernisasi tata pameran Museum Pusaka di dalamnya dan menghidupkan kembali narasi sejarah yang ada.

"Dengan sentuhan literasi yang lebih dalam dan penataan yang lebih hidup, kami harap generasi muda dapat merasakan transformasi arsitektur dan budaya dari abad ke-15 hingga sekarang," ujar Fadli dalam keterangannya diterima di Jakarta pada Jumat. Hal itu dia katakan usai meninjau Keraton Kasepuhan Cirebon pada Jumat.

Fadli memberikan perhatian pada koleksi Museum Pusaka Keraton Kasepuhan yang dinilai sangat lengkap dan luar biasa.

Baca juga: Fadli: Idul Fitri untuk perkuat relasi hingga serukan efisiensi energi

Baca juga: Pemerintah matangkan konsep Dalem Jayadipuran menjadi Museum Mataram

Fadli menekankan bahwa narasi sejarah di sana merupakan aset bangsa, sehingga aspek "storytelling" menjadi penting untuk dihidupkan.

“Museumnya sudah relatif baik, tinggal sedikit sentuhan pada 'storytelling' dan tata pamer, terutama pencahayaan, agar narasi yang disampaikan bisa lebih kuat dan menarik bagi pengunjung,” kata Fadli.

Kanjeng Gusti Pangeran Raja Adipati Sultan Sepuh XV Luqman Zulkaedin menyambut kunjungan Menteri Kebudayaan.

Sultan menjelaskan sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon, yang berusia sekitar 600 tahun, dahulu didirikan oleh Sunan Gunung Jati.

Kesultanan Cirebon merupakan kelanjutan Kerajaan Pajajaran. Sehingga usia kesultanan itu dapat dikatakan lebih tua daripada Keraton Yogyakarta dan Surakarta.

Sultan juga menyampaikan kondisi fisik bangunan keraton. Kawasan keraton memiliki luas sekitar 25 hektare.

Pangeran Cakrabuana dahulu yang membangun tembok bata di sekeliling kawasan. Di dalamnya terdapat sejumlah bangunan, seperti Siti Inggil, Gapura Candi Bentar, Museum Pusaka Kasepuhan Keraton Cirebon, Bangunan keraton Kasepuhan Dalem Agung Pakungwati, serta bangunan lainnya.

Sultan menyampaikan bahwa kondisi fisik keraton saat itu memerlukan penanganan khusus.

Dengan Menteri Kebudayaan meninjau lokasi secara langsung, Keraton Kasepuhan Cirebon diharapkan semakin relevan sebagai pusat edukasi budaya dan sains bagi masyarakat luas.

Menbud Fadli Zon berkomitmen untuk terus melanjutkan rangkaian kunjungan ke berbagai simpul budaya lain di Nusantara.

Baca juga: Menbud arahkan program majukan kebudayaan bermanfaat nyata dan terukur

Baca juga: Fadli Zon sebut buku sejarah Indonesia bisa diakses publik akhir April

Baca juga: Kementerian Kebudayaan fokus majukan kebudayaan lewat lima bidang

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |