Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melakukan telekonferensi dengan sejumlah kader PDIP yang sedang berada di wilayah terdampak bencana di Lhokseumawe, Aceh, untuk mengecek kebutuhan-kebutuhan logistik yang masih kurang dan meminta agar bantuan itu dikirim cepat.
Megawati melakukan telekonferensi itu setelah menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026 PDIP pada hari kedua di Beach City International Stadium (BCIS) Ancol, Jakarta, Minggu.
Dalam telekonferensi itu, Megawati berbicara dengan Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Sri Rahayu yang sedang berada di Lhokseumawe.
"Jadi, nanti ini segera betul-betul melalui WA atau apa saja, untuk minta mungkin kepada Mbak Ning (Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning), apa saja lagi yang diperlukan. Dan mungkin ada lagi yang seharusnya juga harus diperlukan," kata Megawati.
Kader-kader PDIP yang bertugas di daerah tersebut membawa Kapal Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati yang mengangkut bantuan serta ambulans. Kapal tersebut bersandar di tempat pelabuhan yang juga dekat dengan posko PDIP.
Sedangkan dari Jakarta, Megawati meminta kader-kader yang bertugas tersebut, termasuk kader Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP, perlu cepat mendata kebutuhan-kebutuhan karena pengiriman bantuan memerlukan waktu tak sebentar.
Baca juga: PDIP galang donasi Rp3,2 miliar untuk korban bencana Sumatera
Dalam penanganan bencana, menurut Megawati, hal yang paling dibutuhkan adalah kecepatan waktu.
Selain itu, Megawati juga meminta kepada kadernya di lokasi bencana untuk memastikan ketersediaan pampers dan juga susu untuk bayi dan balita.
Kemudian, Megawati juga menanyakan kebutuhan tambahan lainnya untuk pembersihan material pascabencana, seperti pacul dan sekop.
"Kalau masih ada kekurangan apa lagi, segera disampaikan. Supaya jangan bolak-balik. Jadi, selagi berhubungan ini langsung dengan saya, tanyakan sama warga, apa saja sehingga saya bisa segera juga menyediakannya dan mengirimkannya dengan cepat," kata Presiden Ke-5 Republik Indonesia itu.
Baca juga: Megawati minta kader PDIP kompak bantu korban bencana Sumatera
Sementara itu, Sri Rahayu mengatakan bahwa Kapal RSA Laksamana Malahayati itu juga digunakan untuk fasilitas pengobatan karena pihaknya juga menyertakan dokter dalam aksi sosial itu.
Selain untuk pengobatan, menurut dia, masyarakat setempat juga menghibur diri dengan menaiki kapal tersebut untuk berfoto-foto.
Pada Senin (12/1), menurut dia, akan ada sekitar 200 anak sekolah yang datang ke kapal tersebut sekaligus berobat.
"Kami sesuai dengan perintah Ibu (Megawati), yang berobat kita siapkan bingkisan dan sekaligus juga kita membuka dapur umum," kata Sri Rahayu.
Baca juga: PDIP gandeng dokter diaspora bantu korban bencana di Sumatera
Baca juga: Megawati temui tiga korban bencana Aceh, Sumbar dan Jabar
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































