Masyarakat Aceh Barat diminta tak abaikan peringatan cuaca dari BMKG

3 weeks ago 15
Pengalaman bencana kemarin sudah mengajarkan kita agar mewaspadai bencana alam, kita jangan abai dengan peringatan BMKG. Segera edukasi masyarakat apabila ada informasi penting terkait kebencanaan

Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat meminta seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat tidak mengabaikan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait perkembangan cuaca terkini.

“Jangan abaikan peringatan BMKG, kita harus belajar dari pengalaman sebelumnya (banjir bandang),” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi didampingi Wakil Bupati (Wabup) Said Fadheil di Meulaboh, saat memimpin rapat bersama unsur Forkompimda, FKUB, ulama, dan jajaran pemerintah, di ruang rapat kantor bupati.

Tarmizi meminta seluruh jajaran pemerintah di Aceh Barat segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara masif, guna memberi edukasi bencana terkait potensi bahaya yang ditimbulkan dari peringatan yang disampaikan.

“Ingatkan masyarakat agar waspada,” katanya.

Baca juga: Anggota DPR ingatkan masyarakat terus waspadai cuaca ekstrem

Tarmizi menegaskan peringatan dari BMKG merupakan sesuatu yang penting dan tidak boleh diabaikan, karena hal tersebut menyangkut dengan fenomena cuaca, sehingga masyarakat harus diberikan edukasi dan pemahaman jika imbauan tersebut sifatnya berpotensi terjadi bencana alam.

Dia menuturkan sebetulnya BMKG telah memberi imbauan dan informasi kepada pemerintah daerah dan pihak terkait, sebelum bencana alam banjir bandang terjadi di sejumlah daerah di Aceh dan Sumatera pada Rabu 26 November 2025 yang memperingatkan bahaya siklus bibit siklon.

Namun akibat minimnya pemahaman masyarakat dan para pihak terhadap bahaya bibit siklon, kata dia, banyak pihak mengabaikan peringatan tersebut sehingga ketika hujan lebat terjadi telah menyebabkan bencana alam di permukiman masyarakat dan menelan korban jiwa.

Baca juga: Mayoritas kota besar berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

Tarmizi mencontohkan beberapa hari lalu, khususnya di wilayah pantai timur utara Aceh, juga dilanda banjir susulan setelah BMKG memprakirakan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi.

Termasuk di Aceh Barat, kata dia, jika dua jam saja hujan deras maka aliran sungai di daerah ini sudah meluap, sehingga menyebabkan tergenangnya permukiman masyarakat.

Ia juga menyebutkan apabila pemerintah pusat tidak melakukan pembangunan tanggul sungai di Aceh Barat, maka dikhawatirkan akan memperparah bencana banjir di daerah itu.

“Pengalaman bencana kemarin sudah mengajarkan kita agar mewaspadai bencana alam, kita jangan abai dengan peringatan BMKG. Segera edukasi masyarakat apabila ada informasi penting terkait kebencanaan,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi.

Baca juga: BMKG: Waspada hujan ringan-sedang di sejumlah wilayah Sumut pada Rabu

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |