Malaysia dan Jerman sepakat perkuat kerja sama pertahanan strategis

13 hours ago 5

Kuala Lumpur (ANTARA) - Malaysia dan Jerman menyatakan komitmen untuk terus memperkuat hubungan pertahanan bilateral, guna meningkatkan kerja sama pertahanan ke tingkat yang lebih strategis.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan Duta Besar Jerman untuk Malaysia, Silke Riecken-Daerr, dengan Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa.

Mohamed Khaled, seperti dilaporkan BERNAMA, mengatakan dalam pertemuan tersebut bahwa ia dan duta besar Jerman juga membahas rencana untuk menyelesaikan Joint Declaration of Intent (JDOI) di sela-sela Konferensi Keamanan Munich (Munich Security Conference/MSC) 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Februari.

Diskusi juga menyentuh kerja sama industri pertahanan dengan Jerman sejalan dengan Kebijakan Industri Pertahanan Nasional (DIPN) Malaysia, serta dukungan Jerman untuk pertahanan Malaysia melalui Inisiatif Enable and Enhance (E&E).

E&E adalah inisiatif bantuan keamanan dari pemerintah Jerman yang bertujuan untuk membantu mitra strategis meningkatkan kemampuan militer dan keamanan mereka, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.

"Implementasi Inisiatif E&E, yang dimulai pada tahun 2024, mencakup proposal untuk meningkatkan fasilitas pelatihan militer. Diskusi juga mencakup keterlibatan industri pertahanan Jerman dalam pameran Defence Services Asia (DSA) 2026," kata Khaled.

Baca juga: China-Malaysia gelar latihan militer hingga akhir Oktober 2025

Baca juga: Komisi Anti-Korupsi Malaysia selidiki dugaan rasuah proyek militer

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |