Jakarta (ANTARA) - Malaysia berupaya memperkuat daya tariknya sebagai tujuan utama wisata medis bagi masyarakat Indonesia melalui Malaysia Fair 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 4-7 Juni, kata Direktur Jenderal Tourism Malaysia Mohd Amirul Rizal Abdul Rahim.
"Kami bekerja sama dengan Malaysia Health Tourism Council di mana kali ini kami akan fokus pada kesehatan dan juga pendidikan," katanya dalam konferensi pers Malaysia Fair 2026 di Jakarta, Jumat.
Menurut Amirul, ada banyak wisatawan dari Indonesia yang melakukan perawatan kesehatan yang dilanjutkan dengan kunjungan wisata atau berbelanja di Malaysia.
"Ketika mereka telah menerima perawatan, terutama setelah mereka melakukan pemeriksaan di Kuala Lumpur, mereka (lanjut) berbelanja," kata Amirul.
Dia melanjutkan, pihaknya menyediakan berbagai macam paket wisata, terutama paket wisata medis, dan menyatakan terdapat 78 agen perjalanan di Indonesia yang menawarkan paket wisata medis plus ke Malaysia.
Amirul merekomendasikan Penang, Kuala Lumpur, dan Malaka untuk kunjungan wisata medis di Malaysia.
"Kami juga mencoba merekomendasikan Sabah dan Sarawak, di mana ada pasar seperti wisata medis plus dan sebagainya," ujar Amirul.
Pada kesempatan yang sama, Brand Ambassador Malaysia Health Travel Concil (MHTC) 2026 Dato' Sri Siti Nurhaliza membagikan pengalamannya dalam mengikuti program bayi tabung di Malaysia.
Baca juga: WNI masih bisa berobat ke Malaysia
Siti Nurhaliza mengatakan dirinya sudah berusaha selama 11 tahun untuk memiliki anak, menyatakan bahwa mengikuti program bayi tabung itu tidak mudah dan membutuhkan kesabaran yang sangat tinggi.
"Dibutuhkan pelayanan yang baik, dari rumah sakit, perlu diberikan dukungan moral dan emosional agar kita tidak menyerah," kata Siti Nurhaliza, seraya menambahkan dirinya telah memiliki dua anak dari program bayi tabung tersebut.
Siti Nurhaliza pun mendorong masyarakat Indonesia juga memeriksakan kesehatannya saat berkunjung ke Malaysia.
Malaysia Health Travel Council (MHTC), bekerja sama dengan Tourism Malaysia, menyelenggarakan Malaysia Fair 2026 yang menawarkan layanan kesehatan dan wisata.
Dalam rangka mendukung Malaysia Year of Medical Tourism (MYMT) 2026 bertema "Healing Meets Hospitality", berbagai pemangku kepentingan dari sektor kesehatan dan pariwisata dipertemukan guna memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap ekosistem wisata medis terintegrasi di Malaysia.
"Melalui pameran ini, kami ingin menghadirkan layanan kesehatan Malaysia terpercaya kepada masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi pilihan untuk layanan kesehatan internasional, pelayanan yang penuh empati, dan pengalaman pasien yang menyeluruh," kata CEO MHTC Suriaghandi Suppiah.
Brand Ambassador Malaysia Health Tourism Council (MHTC) 2026 Dato' Sri Siti Nurhaliza dalam konferensi pers Malaysia Fair 2026 di Jakarta, Jumat (5/6/2026). (ANTARA/Cindy Frishanti)Baca juga: Pajak SST 6% di Malaysia Tak Redupkan Minat Pasien Indonesia Berobat
Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































